ragam

Sebaiknya Dahulukan Mengganti Puasa Ramadhan atau Puasa 6 Hari Syawal? Ini 3 Penjelasannya

Selasa, 1 April 2025 | 20:58 WIB
(Foto Istimewa )


FAJARSUKABUMI - Shalat Idul Fitri menandai selesainya Ramadhan dan memasuki bulan Syawal.

Di bulan Syawal ini, umat muslim masih bisa melanjutkan berpuasa, yakni puasa sunnah 6 hari.

Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal ini merupakan anjuran dari sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim.

Baca Juga: Hadis dan Sejarah Salat Idul Fitri di Lapangan yang Umum Dilakukan di Indonesia

“Barangsiapa puasa Ramadhan, kemudian ia sertakan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh,” (HR Muslim).

Puasa Syawal ini bisa dilakukan berturut-turut atau terpisah selama di bulan Syawal.

Lalu, bagaimana pelaksanaannya apabila kita memiliki hutang puasa Ramadhan? Apakah mengganti puasa Ramadhan lebih dahulu atau puasa Syawal lebih dahulu?

Baca Juga: Hadis dan Sejarah Salat Idul Fitri di Lapangan yang Umum Dilakukan di Indonesia

Mengganti Puasa Ramadhan Lebih Dahulu

Mengganti puasa Ramadhan atau mengqadha puasa dilakukan lebih dulu dibanding puasa Syawal.

Ini bisa dilakukan oleh orang-orang yang kuat dalam menjalankan puasa, seperti yang saat Ramadhan sedang haid, sakit yang sudah sembuh, dan musafir.

Pandangan ini berdasarkan pada keyakinan bahwa amalan sunnah tidak diterima jika kewajibannya belum diselesaikan, mengingat puasa Ramadhan adalah ibadah wajib.

Baca Juga: Lisa Mariana Spill Isi Chat Terbaru, Diduga dari Pihak Ridwan Kamil dan Menawarkan Uang Rp2 Miliar: Bersihkan Nama Pak RK Ya

Mendahulukan Puasa 6 Hari Bulan Syawal

Halaman:

Tags

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB