FAJARSUKABUMI - Harga jengkol di Pasar Induk Cianjur (PIC) rata-rata kisaran Rp40 ribu per kilogram. Harganya cenderung naik selepas Idulfitri 1446 Hijriah.
Di PIC, jengkol relatif cukup sulit diperoleh karena permintaan meningkat. Sejumlah pedagang mengaku, penjualan jengkol cukup laris manis seusai Lebaran.
Asep (56), pedagang sayuran di los PIC, menyebut, saat ini harga jengkol dijual eceran kisaran Rp40 ribu per kg. Sebelumnya, harga jengkol berkisar antara Rp28 ribu-Rp30 ribu per kg.
Baca Juga: Jelang Ramadhan 2025 Sejumlah Komoditas Pangan di Kabupaten Sukabumi Naik, Sekda: Akan Kita Pantau
"Harga naik karena permintaan meningkat. Banyak yang belinya. Ini aja tinggal tersisa beberapa buah sisa penjualan," ucap Asep sambil memperlihatkan lapak dagangannya, Selasa, 1 April 2025.
Asep tak memungkiri, selepas Lebaran harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat cenderung belum turun. Terutama sayuran yang jadi bumbu pelengkap masyarakat.
"Masih cukup mahal. Bawang merah aja harganya masih Rp60 ribu per kilogram," ucapnya.
Novita Wulandari (33), ibu rumah tangga warga Kelurahan Sayang, mengaku kecewa karena tak kebagian jengkol. Setadinya ia dan keluarga merencanakan makan nasi dengan lauk pauk antara lain jengkol.
"Tradisi keluarga kami, kalau usai Lebaran pasti makan nasi liwet. Salah satunya jengkol karena selama Lebaran jenuh makan yang bersantan terus," kata Novita.