مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا
Artinya: "Barangsiapa yang berwudhu, lalu memperbagus wudhunya kemudian ia mendatangi shalat Jum'at, kemudian ia betul-betul mendengarkan dan diam, maka dosanya antara Jum'at saat ini dan Jum'at sebelumnya ditambah tiga hari akan diampuni. Dan barangsiapa yang bermain-main dengan batu krikil (ketika khutbah), maka ia telah melakukan perbuatan sia-sia."
(HR. Muslim no. 857)
Dalam hadits ini, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengingatkan bahwa bermain-main dengan batu krikil atau melakukan kegiatan lain yang tidak terkait dengan khutbah Jum'at dapat menyebabkan shalat Jum'at menjadi sia-sia.
Baca Juga: Baca Ini Setelah Shalat Jum'at, Maka Allah SWT Akan Ampuni Dosa Yang Lalu Dan Yang Akan Datang
Main HP saat khutbah Jumat hukumnya adalah makruh bahkan haram jika sampai mengganggu konsentrasi dan tidak memperhatikan khutbah.
Oleh karena itu, jemaah diharapkan untuk memperhatikan khutbah Jumat dengan khidmat dan tidak melakukan kegiatan lain yang dapat mengganggu konsentrasi. Dengan demikian, jemaah dapat memperoleh manfaat dari khutbah Jumat dan meningkatkan kualitas ibadah shalat Jumat.
Wallahu'alam bissawab, semoga bermanfaat.***