ragam

Sabun vs Hand Sanitizer, Mana yang Lebih Efektif Lindungi dari Kuman?

Senin, 8 September 2025 | 04:41 WIB
Foto Ilustrasi - Sabun cuci tangan dan hand sanitizer sama-sama efektif membersihkan tangan dari kotoran. ((Unsplash/rzhilman))

 

FAJARSUKABUMI - Sejak pandemi Covid-19, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan tangan terus meningkat. Dua produk yang paling umum digunakan dalam kebiasaan ini adalah sabun cuci tangan dan hand sanitizer.

Namun, hingga kini masih banyak yang bertanya-tanya, manakah yang lebih efektif dalam melindungi dari kuman dan bakteri?

Menurut berbagai penelitian di bidang kesehatan, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir masih menjadi cara paling efektif untuk membersihkan tangan dari berbagai kuman, virus, dan kotoran. Proses gesekan saat mencuci tangan turut membantu mengangkat partikel, minyak, dan residu yang menempel pada kulit.

Baca Juga: Pemkot Sukabumi Dukung Gerakan Subuh Berjamaah Komunitas Sukasubuhan

Di Indonesia, sabun cair seperti Lifebuoy, Dettol, dan Nuvo menjadi pilihan utama banyak keluarga. Produk-produk ini dikenal luas, mudah ditemukan, dan memiliki kandungan antibakteri yang efektif.

Sementara itu, hand sanitizer yang mengandung alkohol 60–70 persen juga terbukti mampu membunuh sebagian besar kuman penyebab penyakit. Produk ini menjadi solusi praktis terutama ketika sedang berada di luar rumah dan tidak tersedia air bersih.

Beberapa merek seperti Antis, Dettol, dan Herborist bahkan menyediakan varian dengan aroma menyegarkan dan tambahan pelembap untuk menjaga kulit tetap lembut.

Baca Juga: Lupakan Kemenangan! Timnas Indonesia Wajib Tumbangkan Korea Selatan di Laga Terakhir

Meski begitu, ada keterbatasan dari hand sanitizer. Produk ini kurang efektif ketika tangan dalam keadaan kotor, berminyak, atau penuh debu. Dalam kondisi tersebut, sabun tetap lebih unggul dalam membersihkan secara menyeluruh, termasuk bagian sela-sela jari dan bawah kuku.

“Hand sanitizer adalah alternatif, bukan pengganti utama. Cuci tangan dengan sabun tetap menjadi langkah pertama dalam menjaga kebersihan,” demikian dikutip dari keterangan sejumlah pakar kesehatan.

Karena itu, disarankan untuk menggunakan kombinasi keduanya. Sabun dan air diprioritaskan sebagai metode utama, sementara hand sanitizer dapat digunakan sebagai pelengkap saat bepergian atau tidak tersedia fasilitas cuci tangan.

Baca Juga: Dinkes Kota Sukabumi Juara Mini Soccer Harhubnas 2025, Tekuk Kecamatan Cikole 3-0 di Final

 

Halaman:

Tags

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB