FAJARSUKABUMI - Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH R Abdul Halim, wafat pada Minggu malam, 9 Februari 2025. Masyarakat Cianjur pun kehilangan sosok ulama kharismatik itu.
Bupati Cianjur Herman Suherman mengaku, pada Sabtu, 8 Februari 2025, almarhum masih sempat hadir pada pengajian Ihya di Pendopo. Saat itu kondisinya masih terlihat sehat.
"Sekitar pukul 22.30 WIB, beliau meninggal dunia," kata Herman ditemui usai menghadiri upacara Hari Pers Nasional (HPN) di halaman PWI Kabupaten Cianjur, Senin, 10 Februari 2025.
Baca Juga: Cianjur 1834, Program Seni Budaya Sambut Cianjur Era Baru
Kabar dari keluarga, kata Herman, pada Minggu petang, 9 Februari 2025, Ajengan Elim, sapaan akrab KH R Abdul Halim, masih terlihat mengaji. Namun pada Minggu malam, beliau mengalami sesak napas.
"Kemudian dibawa ke rumah sakit. Meninggal dunia di IGD," ujarnya.
Almarhum merupakan ulama kharismatik yang banyak berkontribusi besar bagi perkembangan keagamaan di Kabupaten Cianjur. Karena itu, almarhum dipercaya sebagai Penasihat Bupati periode 2021-2026.
Baca Juga: Jadi Penyebab Meninggalnya Kang Gobang, Kenali Gejala dan Penyebab Angin Duduk yang Kerap Diabaikan
"Selain kepada masyarakat, beliau juga banyak memberikan nasihat dan petuah kepada ASN melalui pengajian Ihya setiap Sabtu di Pendopo. Kami kehilangan," pungkas Herman.