ragam

32 PAC ISNU di Kabupaten Cianjur Dilantik, Komitmen Jalankan Organisasi Sebaik-baiknya

Rabu, 19 Februari 2025 | 20:20 WIB
PELANTIKAN: Pengurus Wilayah ISNU Jawa Barat melantik 32 PAC ISNU di Kabupaten Cianjur yang digelar di Gedung Korpri, Rabu, 19 Februari 2025.

FAJARSUKABUMI - Sebanyak 32 Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) di Kabupaten Cianjur dilantik, Rabu, 19 Februari 2025. Kegiatannya yang dipusatkan di Gedung Korpri itu dihadiri anggota DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz.

Ketua PC ISNU Kabupaten Cianjur, Deni Abdul Kholik, mengatakan pelantikan 32 PAC ISNU merupakan bentuk mempertegas tugas dan tanggung jawab kerorganisasian. Sekaligus meningkatkan interaktivitas dan akuntabilitas anggota dalam menjalankan peran masing-masing.

"Pada kegiatan pelantikan ini, kami juga memberikan materi pembekalan bagi seluruh PAC. Sehingga, nanti mereka bisa melaksanakan tugas sesuai perannya," kata Deni membacakan sambutannya.

Baca Juga: Menyoal Ramainya Tren #KaburAjaDulu, Istana: Merantau ke Luar Negeri Harus Punya Skill

Deni mengatakan, pelantikan kepengurusan hingga ke tingkat PAC merupakan sebuah komitmen kaderisasi yang berkualitas dan berkompeten. Pelantikan juga menjadi momentum meningkatkan profesionalisme pengurus dan anggota ISNU hingga ke tingkat PAC.

"Mereka yang sekarang dilantik harus berkomitmen menjalankan organisasi dengan sebaik-baiknya. Ini demi kemajuan ISNU sebagai organisasi dan kemajuan masyarakat Kabupaten Cianjur," pungkasnya.

Deni berharap, para pengurus dan anggota ISNU bisa sejalan dengan visi NU organisasi yang mengedepankan kebermanfaatan untuk umat.

Baca Juga: Telisik Aksi Mahasiswa 'Indonesia Gelap' di Berbagai Daerah Tanah Air, dari Jakarta hingga Surabaya

Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, mengapresiasi dilantiknya PAC ISNU. Dia melihat, tantangan ke depan semakin berat dan kompleks.

"Tidak sekadar masalah ekonomi, tapi sosial dan mental. Itu juga penting," kata Neng Eem.

Dia mencontohkan yang saat ini viral yaitu #KaburAjaDulu. Menurutnya, tagar tersebut merupakan bentuk ekspresi mental dari kalangan Generasi Z alias Gen Z sekaligus otokritik bagi para semua pemangku kebijakan.

Baca Juga: PWI Cianjur Gelar OKK, Hadirkan Pemateri dari PWI Jawa Barat

"Saya melihat ini tantangan mental, yang mana ada rasa pesimistis melihat kondisi di Indonesia saat ini. Makanya, ISNU juga harus berperan bahwa kita bisa membangun mental lebih survive dan kita bisa menghadapi tantangan dan kesulitan itu," tegasnya.

Tags

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB