FAJARSUKABUMI — Pengelola objek wisata Curug Sawer di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memberikan akses masuk gratis bagi warga dari empat desa sekitar. Kebijakan ini menjadi langkah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat lokal sekaligus mendukung perputaran ekonomi di wilayah tersebut.
Warga Desa Sukamaju, Gede Pangrango, Kadudampit, dan Sukamani berhak mendapatkan tiket masuk tanpa biaya. Syaratnya, pengunjung cukup menunjukkan identitas diri yang sesuai alamat domisili.
“Untuk masyarakat yang mendapat tunjangan free itu sesuai identitas masing-masing. Kalau satu kecamatan, ada empat desa yang free,” kata Kusnadi, staf pengelolaan tiket Curug Sawer, Sabtu (2/8/2025).
Baca Juga: Keputusan Gubernur Jabar Tentang PAPS jadi Ikhtiar Menjamin Hak Pendidikan Anak
Bagi pengunjung umum, tiket masuk dibanderol Rp32.000 per orang untuk akhir pekan dan Rp22.000 pada hari kerja, sudah termasuk asuransi. Jam operasional mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB, namun pengelola tetap menunggu hingga seluruh pengunjung keluar demi alasan keamanan.
Curug Sawer, yang terkenal dengan panorama air terjun dan udara sejuk pegunungan, kerap menjadi tujuan wisata rombongan seperti ibu-ibu PKK hingga pelajar. Aktivitas wisata ini dinilai turut menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari pedagang makanan, penyedia jasa transportasi, hingga pemandu wisata.
“Kalau hari Minggu biasanya ramai, tapi hari biasa lumayan sepi. Kalau libur sekolah ada peningkatan, tapi tidak terlalu ramai,” ujar Kusnadi.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Nabi Melarang Masuk Kota Al Ula Arab Saudi, Akan Terkena Azab?
Dengan kebijakan akses gratis bagi warga sekitar, pengelola berharap masyarakat semakin peduli menjaga kebersihan dan kelestarian Curug Sawer, sehingga potensi wisata Kadudampit dapat terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi warganya.(*)