wisata

Asal-Usul Curug Cimarinjung Dibalik Keindahannya

Jumat, 8 November 2024 | 17:15 WIB
Curug Cimarinjung, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi (Anugrah)

FAJARSUKABUMI-Curug Cimarinjung yang terletak di Desa Ciwaru, Kecamaan Ciemas, Kabupaten Sukabumi merupakan satu diantara beberapa Curug yang menjadi destinasi andalan di kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp).

Dibalik keindahannya itu, curug Cimarinjung menyimpan cerita mistis yang dipercayai masyarakat. Mereka menyebut Curug Cimarinjung adalah Curug Goong. Menurut legenda, kawasan Cimarinjung merupakan sebuah keraton alam ghaib atau tempat peminjaman peralatan gamelan pada acara perayaan masyarakat zaman dulu, namun dengan perkembangan zaman, perlengkapan kesenian tersebut satu persatu mulai hilang karena adanya masyarakat yang tidak mengembalikan.

Di aliran sungai yang sama, sebelum Curug Cimarinjung juga terdapat dua curug kecil yang berkaitan erat dengan alat gamelan tersebut, antara lain Curug Dogdog dan Curug Nyelempet. Alat gamelan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang akan menggelar acara hajatan atau pesta, baik hiburan pesta pernikahan maupun hiburan lainnya.

Baca Juga: Dibawah Kaki Gunung Butak, RTH Tenjoresmi Tempat Rileksasi di Palabuhanratu

Warga Kampung Ciporeang, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, yang juga sebagai pengurus ikatan homestay Ciletuh Palabuhanratu, Ade Krisdiana menjelaskan, setelah ditetapkannya Kabupaten Sukabumi sebagai taman bumi oleh Unesco Global Geopark, penamaan Curug Goong tak lagi utuh, namun dirubah menjadi Curug Cimarinjung.

"Alhamdulillah tidak ada terjadi hal negatif setelah penamaan Curug Cigoong diganti menjadi Curug Cimarinjung," ungkap Ade saat di wawancara, Jumat (8/11/2024).

Ade menceritakan, Curug tersebut sejak dulu sering dijadikan lokasi bermain oleh warga sekitar, terutama oleh anak-anak yang akan melakukan berenang. Seperti saat ini aktivitas pengunjung yang datang ke tempat ini untuk melakukan itu, selain berfoto selfie untuk mengabadikan view yang instagramable.

Baca Juga: Goa Karangpamulang Citepus, Patilasan Nenek Moyang di Palabuhanratu

"Tidak sedikit wisatawan yang datang kesini untuk melakukan berenang, dan kebiasaan itu memang dari dulu sebelum ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark," terangnya

Ade mengaku bersyukur kawasan tersebut ditetapkan sebagai kawasan pariwisata internasional, karena bisa merubah tingkat perekonomian masyarakat yang signifikan.

"Alhamdulillah ini mukjijat yang sangat luar biasa karena Kab. Sukabumi diakui sebagai pariwisata dunia. Alhamdulillah masyarakat yang mayoritasnya petani dan nelayan, kini ada yang menjadi seorang pengusaha. Baik menjadi pengusaha UMKM maupun pengusaha homestay" Pungkasnya.

Baca Juga: Geyser Cipanas Cisolok Terkenal Sebagai Wisata Terapi Masyarakat Papua

Ketinggian dinding Curug Cimarinjung berukuran sekitar 50 meter dan 100 meter diatas permukaan laut. Curug ini bermuara ke Teluk Ciletuh di Samudera Hindia. Posisi Curug nya pun menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Tags

Terkini