FAJARSUKABUMI - Aliran sungai di Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur mengalami penyempitan. Kondisi itu menjadi pemicu terjadinya banjir bandang hingga merendam sejumlah lokasi saat hujan deras, Sabtu malam, 8 Maret 2025.
Camat Cilaku Denny Widyalesmana, tak memungkiri kondisi tersebut. Terjadinya penyempitan itu akibat banyak berdiri bangunan di bantaran daerah aliran sungai.
"Saat turun hujan, debit air di aliran sungai meningkat. Namun, karena terjadi penyempitan akibat banyak bangunan rumah di bantaran sungai, air meluap hingga terjadi banjir bandang," kata Denny, Senin, 10 Maret 2025.
Baca Juga: Puluhan Rumah di Palabuhanratu Terdampak Banjir, Wabup: Warga Segera Terima Bantuan
Banjir bandang pada Sabtu malam bersamaan hujan deras sejak pukul 16.30 WIB. Intensitas hujan meningkat dengan durasi waktu yang cukup lama.
Wilayah yang terdampak banjir luapan air sungai berada di Kampung Ciharashas RT 02 dan 05/07 Desa Sirnagalih, Kampung Cijati RT 03/07 Desa Sukasari, Kampung Sukamaju RT 02/02 Desa Sukaketa, dan
Kampung Gandasoli RT 02/04 Desa Sukakerta.
Total warga terdampak banjir di tiga desa di Kecamatan Cilaku sebanyak 74 kepala keluarga. Rinciannya, di Desa Sirnagalih sebanyak 45 kepala keluarga, di Desa Sukasari sebanyak 24 kepala keluarga, dan di Desa Sukakerta sebanyak 5 kepala keluarga.
Baca Juga: Banjir Hingga Longsor di Sejumlah Titik, Akses Bagbagan-kiaradua Ditutup
"Pak Bupati sudah meninjau ke lokasi. Beliau melihat langsung kondisi bangunan yang ada di bantaran sungai," pungkasnya.