Minggu, 19 April 2026

Selat Hormuz Dibuka, Kapal Pertamina Bersiap Berlayar: Sinyal Positif Pasokan Energi RI

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Minggu, 19 April 2026 | 08:03 WIB

FAJARSUKABUMI - Dibukanya kembali jalur strategis Selat Hormuz oleh Iran membawa angin segar bagi ketahanan energi Indonesia. Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, kini bersiap melanjutkan pelayaran setelah sebelumnya tertahan di kawasan Teluk Arab.

Momentum ini dinilai penting, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia. Tersendatnya arus pelayaran di kawasan tersebut sempat memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global, termasuk Indonesia.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengungkapkan bahwa perusahaan tidak mengambil langkah gegabah dalam situasi ini. Persiapan pelayaran dilakukan secara matang dengan mengedepankan aspek keselamatan dan mitigasi risiko.

Baca Juga: Manchester United Sukses Raih Kemenangan Kembali di Kandang Chelsea Setelah 6 Tahun Perjuangan nya

“Mulai dari penentuan rute aman, pemetaan risiko, hingga kesiapan sistem navigasi dan rencana darurat telah kami siapkan,” ujarnya.

Selain faktor teknis, aspek diplomasi juga menjadi kunci. PIS berkoordinasi erat dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk memastikan komunikasi dengan otoritas di kawasan berjalan efektif.

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas distribusi energi nasional.

Baca Juga: Digitalisasi Ticketing Wisata Sukabumi Dipercepat, Ali Iskandar: Tingkatkan Kenyamanan dan Transparansi

Juru Bicara ESDM, Dwi Anggia, menyebut bahwa koordinasi dengan pemerintah Iran menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

“Kami melihat adanya sinyal positif. Harapannya, distribusi energi bisa kembali normal secara bertahap,” katanya.

Meski demikian, situasi geopolitik di kawasan masih menjadi perhatian. Pemerintah dan Pertamina diminta tetap waspada terhadap potensi gangguan yang dapat berdampak pada rantai pasok energi dan harga minyak global.

Baca Juga: Curi Kemenangan di Kandang PSBS Biak, Persija Jakarta Kokoh di Posisi Ke 3 Pada Klasemen Sementara

Dengan mulai bergeraknya kapal-kapal tersebut, Indonesia berharap tekanan terhadap distribusi energi dapat segera mereda, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dalam negeri.

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X