FAJARSUKABUMI - Dibukanya kembali jalur strategis Selat Hormuz oleh Iran membawa angin segar bagi ketahanan energi Indonesia. Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, kini bersiap melanjutkan pelayaran setelah sebelumnya tertahan di kawasan Teluk Arab.
Momentum ini dinilai penting, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia. Tersendatnya arus pelayaran di kawasan tersebut sempat memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global, termasuk Indonesia.
Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengungkapkan bahwa perusahaan tidak mengambil langkah gegabah dalam situasi ini. Persiapan pelayaran dilakukan secara matang dengan mengedepankan aspek keselamatan dan mitigasi risiko.
Baca Juga: Manchester United Sukses Raih Kemenangan Kembali di Kandang Chelsea Setelah 6 Tahun Perjuangan nya
“Mulai dari penentuan rute aman, pemetaan risiko, hingga kesiapan sistem navigasi dan rencana darurat telah kami siapkan,” ujarnya.
Selain faktor teknis, aspek diplomasi juga menjadi kunci. PIS berkoordinasi erat dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk memastikan komunikasi dengan otoritas di kawasan berjalan efektif.
Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas distribusi energi nasional.
Juru Bicara ESDM, Dwi Anggia, menyebut bahwa koordinasi dengan pemerintah Iran menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
“Kami melihat adanya sinyal positif. Harapannya, distribusi energi bisa kembali normal secara bertahap,” katanya.
Meski demikian, situasi geopolitik di kawasan masih menjadi perhatian. Pemerintah dan Pertamina diminta tetap waspada terhadap potensi gangguan yang dapat berdampak pada rantai pasok energi dan harga minyak global.
Baca Juga: Curi Kemenangan di Kandang PSBS Biak, Persija Jakarta Kokoh di Posisi Ke 3 Pada Klasemen Sementara
Dengan mulai bergeraknya kapal-kapal tersebut, Indonesia berharap tekanan terhadap distribusi energi dapat segera mereda, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dalam negeri.
Artikel Terkait
Pertamina Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Pasokan Cukup 21 Hari
Pertamina Siagakan Satgas RAFI 2026 di Cirebon, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Saat Mudik Lebaran
Pertamina Pastikan Stok BBM Kalbar Aman, Distribusi Dipercepat
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Promo Lebaran 2026, Mudik Hemat dengan Diskon BBM dan Bright Gas
Pertamina Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Sukabumi Aman dan Tersalurkan Optimal
Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Pasca Arus Balik Lebaran 2026
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Harga BBM Tetap, Jaga Stabilitas Energi Nasional
Panen Raya di Sunter Jaya, Pertamina dan Pemprov DKI Perkuat Ketahanan Pangan
Pertapreneur Aggregator Pertamina Dongkrak Omzet UMK Rp5,72 Miliar
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polda Banten Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi