news

Investigasi TNI AD Pasca Insiden Ledakan Amunisi di Garut yang Menewaskan Prajurit hingga Warga Sipil

Selasa, 13 Mei 2025 | 15:23 WIB
Potret Ledakan amunisi di Garut tewaskan 13 orang, termasuk 4 prajurit TNI dan 9 warga sipil. Investigasi masih berlangsung. (Foto Istimewa )

FAJARSUKABUMI - Peristiwa ledakan amunisi itu terjadi di di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, pada Senin, 12 Mei 2025 sekitar pukul 09.30 WIB.

Lokasi tersebut berada di kawasan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Pemusnahan amunisi itu dilakukan oleh jajaran Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Peralatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Dalam peristiwa ledakan pada kegiatan pemusnahan amunisi atau bahan peledak kadaluarsa di Garut itu total 13 orang meninggal dunia. Mereka yakni 4 anggota TNI AD dan 9 warga sipil.

Baca Juga: Cerita Richard Lee Ditipu Bayar Rp10 Juta ke Aldy Maldini, Pernah Ditagih Balik namun Berkelit

Terkini, penyebab ledakan itu kini tengah diinvestigasi pihak TNI AD. Hal tersebut disampaikan oleh Kadispenad, Brigjen Wahyu Yudhayana.

"Kami akan melaksanakan investigasi secara menyeluruh dengan kejadian ini," kata Wahyu dalam keterangan resminya yang dikutip pada Selasa, 12 Mei 2025.

"Dan akan kami sampaikan informasi selanjutnya berkaitan dengan perkembangan dari penyelidikan atau investigasi yang dilaksanakan," sambungnya.

Baca Juga: 20 Tahun Menabung dari Hasil Jualan Roti di Pinggir Jalan, Pasutri Asal Cianjur Bersiap Ibadah Haji

Dalam kesempatan itu, Wahyu mewakili TNI AD menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban meninggal, seraya menuturkan prajurit TNI yang meninggal merupakan prajurit yang berdedikasi tinggi.

"Kami segenap jajaran TNI Angkatan Darat mengucapkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap semua korban," ungkap Wahyu.

"Dan para prajurit TNI Angkatan Darat yang menjadi korban dalam musibah ini adalah prajurit-prajurit yang memiliki dedikasi yang tinggi dan kami juga berduka cita berbelasungkawa atas meninggalnya korban masyarakat sipil," tungkasnya.***

Tags

Terkini