FAJARSUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Touring Ngabumi Season 4 yang mengusung tema “Kanyaah ka Rahayat, Mubela ka Lemah Cai Sukabumi”.
Kegiatan ini bukan sekadar touring kendaraan bermotor, namun menjadi gerakan sosial dan lingkungan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan.
Touring dimulai dari Halaman Parkir Benglat dengan rute yang membentang sejauh kurang lebih 96,5 kilometer hingga berakhir di kawasan wisata Pantai Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap.
Baca Juga: Cabor Tenis Meja Kabupaten Cianjur Lolos ke Porprov XV/2026 Jawa Barat
Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah, komunitas motor, serta perwakilan dari berbagai kecamatan.
Selama perjalanan, peserta tidak hanya melakukan konvoi, tetapi juga melaksanakan aksi sosial dan lingkungan di setiap titik pemberhentian atau pit stop.
Touring Ngabumi dibagi menjadi empat etape. Etape pertama menempuh rute Pangleseran – Cibatu – Bojonglopang sejauh 23,4 km, dengan pemberhentian pertama di Alun-alun Jampang Tengah untuk kegiatan bakti sosial.
Baca Juga: Bupati Asjap Ingatkan Efisiensi Anggaran Kepada ASN, 2026 Fokus Program Berdampak untuk Warga
Etape kedua berlanjut dari Lengkong menuju Cijaksa Mataram sejauh 20,6 km, dengan pit stop di Masjid Birrul Walidain. Pada titik ini, peserta mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan, layanan ambulans, Puskesmas, dan Kecamatan Lengkong.
Etape ketiga menempuh rute Cijaksa Mataram – Desa Ciparay di wilayah Jampang Kulon sepanjang 27,9 km. Di titik ini, peserta disambut oleh jajaran kecamatan dan perangkat daerah seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, dan DPMD.
Etape terakhir melintasi kawasan Lodaya, Curug Luhur, Jaringao, hingga Cibuaya, sebelum akhirnya finis di Pantai Ujung Genteng, salah satu destinasi unggulan Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Tak Bergerak, Emas Antam Tetap Rp2,67 Juta per Gram
Touring Ngabumi merupakan upaya nyata untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sembari menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian alam.
Mengusung semangat “Ngabakti, Migawe, Jeung Ngajaga Alam”, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi potensi wisata dan budaya di pedalaman Sukabumi yang selama ini kurang tersorot.