news

Banjir Limpasan Rendam Puluhan Rumah dan SMKN 1 Kota Sukabumi

Sabtu, 23 November 2024 | 17:17 WIB
Caption PENANGANAN: Petugas BPBD Kota Sukabumi menangani banjir limpasan di Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole, Jumat malam. (IST/DOK BPBD KOTA SUKABUMI)

FAJARSUKABUMI - Bencana hidrometeorologi dampak curah hujan tinggi tak henti-hentinya terjadi di Kota Sukabumi. Pada Jumat malam, 22 November 2024, kembali terjadi banjir limpasan.

Lokasinya berada di Jalan Kabandungan RT 03/06 Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole. Akibatnya, puluhan bangunan rumah serta fasilitas umum terendam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taupik, mengatakan banjir limpasan terjadi saat curah hujan tinggi sejak Jumat petang sekitar pukul 18.30 WIB. Cukup tingginya curah hujan membuat air pada saluran meluap.

Baca Juga: PMI dan JRCS Kolaborasi Bangun Sukabumi Tangguh Bencana Lewat Program Sekolah dan Masyarakat

"Air meluap hingga ke permukiman warga serta SMKN 1 Kota Sukabumi. Selain rumah dan sekolah, banjir limpasan juga merendam bangunan musala," kata Novian, Jumat malam.

Petugas BPBD bergerak cepat menanganinya. Di lokasi, petugas menemukan fakta, saluran air ternyata tak dilengkapi dengan bak kontrol.

Fakta lainnya, meluapnya air akibat salurannya tersumbat material sampah. Petugas pun terpaksa membongkar trotoar untuk menyingkirkan material sampah yang menyumbat saluran air.

Baca Juga: Kota Sukabumi Kembali Diguyur Hujan Deras, Bencana Dilaporkan Terjadi di 9 Lokasi

"Sampah ini yang kemudian menyumbat air. Kita terpaksa harus membongkar trotoar untuk mengevakuasi material sampah," ungkap Novian.

Hasil pendataan sementara, kata Novian, terdata sebanyak 30 rumah atau 50 kepala keluarga. Ditambah SMKN 1 Kota Sukabumi serta satu bangunan musala.

Baca Juga: Tiga Hari Hilang, Lansia Korban Tenggelam di Sungai Cipelang Akhirnya Ditemukan

"Terdapar 10 kepala keluarga yang diungsikan. Tidak ada korban luka atau jiwa pada peristiwa itu," pungkasnya.

Tags

Terkini