FAJARSUKABUMI - Wilayah selatan Kabupaten Sukabumi 'dikepung' bencana hidrometeorologi, Rabu, 4 Desember 2024. Kondisi itu dipicu tingginya intensitas curah hujan kurun dua hari terakhir.
Data sementara BPBD setempat, bencana hidrometeorologi mayoritas terjadi di wilayah selatan. Bencananya meliputi banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan pergerakan tanah.
"Bencana yang terjadi dipicu cuaca ekstrem yang terjadi sejak Selasa hingga Rabu. Bencana terjadi di sejumlah titik tersebar di berbagai kecamatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, Rabu, 4 Desember 2024.
Baca Juga: Dermaga Palabuhanratu Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Cipalabuan
Berdasarkan laporan sementara, banjir terjadi di 4 lokasi, tanah longsor 7 lokasi, cuaca ekstrem 7 lokasi, dan pergerakan tanah 4 lokasi.
"Ini masih data sementara yang dilaporkan. Di lapangan kami masih melakukan pendataan dan asesmen," ujarnya.
Upaya penanganan dilakukan berkoordinasi dengan aparatur pemerintah setempat. Di lokasi, aparat setempat, warga, dan relawan sedang melakukan pendataan dampak kerusakan.
Baca Juga: Beberapa Warung di Pantai Gopalo Cipatuguran Diterjang Gelombang Pasang Air Laut
"Sementara ini dilaporkan tidak ada korban jiwa," pungkasnya.
Berikut wilayah terdampak:
Banjir
1. Wilayah Kecamatan Ciemas
2. Wilayah Kecamatan Palabuhanratu
3. Kp Cmanggu RT. 5/2, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog
4. Wilayah Kecamatan Gegerbitung
Longsor
1. Kp. Cisaat RT. 1/2, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan
2. Kp. Cimapag, RT. 4/4, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok
3. Kp. Cikawung RT. 1/3, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak
4. Kp. Cileutik RT. 1/4, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten
5. Kp. Sawahbera RT. 10/8, Desa Loji, Kecamatan Simpenan
6. Kp. Babadan RT. 2/30, Kel. Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu
7. Kp. Nyomplong RT. 2/3, Desa Hegarmamah, Kecamatan Warungkiara
Kp. Ciaul II RT. 14/4, Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong
Baca Juga: Potensi Banjir Rob di Pesisir Indonesia: Prakiraan Cuaca BMKG untuk 1 Desember 2024