Minggu, 19 April 2026

Shalat Di Kendaraan Tidak Sah? Jangan Salah Paham, Simak Penjelasan Berikut Ini

Photo Author
Ayuni FS, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:35 WIB
Ilustrasi shalat berdoa (Ayuni FS )
Ilustrasi shalat berdoa (Ayuni FS )

FAJARSUKABUMI - Sholat adalah salah satu ibadah yang paling penting dalam Islam, dan menunaikannya di tempat yang layak adalah salah satu syarat sahnya. Namun, jika seseorang berada di kendaraan, maka bagaimana hukum sholat di kendaraan?

Jika mungkin, seseorang harus sholat di darat dan tidak di kendaraan. Rasulullah SAW bersabda, "Sholatlah di darat, jangan di kendaraan." (HR. Bukhari) Ini menunjukkan bahwa sholat di darat adalah yang terbaik dan harus diutamakan.

Jika tidak mungkin sholat di darat, maka seseorang dapat sholat di kendaraan. Allah SWT berfirman, "Maka sholatlah kamu di mana saja kamu berada." (QS. Al-Baqarah: 238) Ini menunjukkan bahwa Allah memahami kesulitan dan kebutuhan manusia, sehingga sholat di kendaraan dapat dilakukan jika tidak ada pilihan lain.

Baca Juga: Hukum Shalat Tapi Salah Kiblat, Apakah Perlu Diulangi Shalatnya? Simak Penjelasan Berikut Ini

Jika seseorang sholat di kendaraan, maka harus memenuhi syarat-syarat berikut:

1. Menghadap kiblat jika mungkin, karena kiblat adalah arah yang harus dihadapi dalam sholat.

2. Menggunakan tanda-tanda sholat seperti sujud dan ruku', karena ini adalah bagian dari sholat yang tidak dapat diabaikan.

3. Tidak melakukan gerakan yang berlebihan, karena ini dapat mengganggu pengemudi atau penumpang lain.

4. Tidak mengganggu pengemudi atau penumpang lain, karena kita harus menjaga keselamatan dan kenyamanan orang lain.

Baca Juga: Terpikir Hal Kotor Saat Shalat, Apakah Batal? Simak Penjelasan Sesuai Hadist Berikut Ini

Jika kendaraan berhenti, maka seseorang harus sholat di darat jika mungkin. Rasulullah SAW bersabda, "Jika kamu berhenti, maka sholatlah di darat." (HR. Muslim) Ini menunjukkan bahwa jika ada kesempatan untuk sholat di darat, maka harus diambil.

Dengan demikian, jika seseorang berada di kendaraan, maka dia harus memperhatikan hukum-hukum di atas dan berusaha untuk sholat di darat jika mungkin. Semoga kita dapat menjalankan sholat dengan baik dan benar, dan semoga Allah menerima ibadah kita.***

Editor: Ayuni FS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X