FAJARSUKABUMI - Upaya evakuasi warga terdampak banjir di Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, terkendala akses yang terputus akibat jembatan rusak.
Banjir yang terjadi Senin (28/7/2025) sekitar pukul 16.20 WIB ini melanda dua kampung, yakni Kampung Cibeureum RT 001/007 dan RT 002/007, setelah hujan deras mengguyur kawasan selatan Sukabumi.
Luapan Sungai Cibeureum yang dipicu jebolnya bekas bendungan longsoran lama diduga menjadi penyebab utama banjir. Air merendam puluhan rumah warga dan memaksa setidaknya 26 kepala keluarga (KK) mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Baca Juga: Alumni Ponpes Al Fath Siap Laporkan Dugaan Penistaan Ulama
“Debit sungai tiba-tiba naik akibat hujan deras yang terjadi cukup lama. Sejumlah rumah tergenang, dan sebagian warga belum bisa dijangkau karena jembatan penghubung antara RT 001 dan RT 002 terputus,” ujar Noris, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Tegalbuleud, dalam laporannya.
Hingga Senin malam, Tim P2BK bersama aparat desa dan Forkopimcam telah melakukan asesmen awal. Para pengungsi sementara ditempatkan di rumah RW yang aman dari aliran sungai.
Kasi Trantib Kecamatan Tegalbuleud, Sumarna, menyatakan bahwa kebutuhan utama saat ini adalah bantuan logistik dan tambahan personel evakuasi.
Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Lantik Pamong Praja Muda IPDN: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan Birokrasi
“Yang paling mendesak saat ini adalah penanganan evakuasi terhadap warga yang belum bisa dijangkau, serta bantuan logistik bagi para pengungsi,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengimbau warga agar tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Sukabumi bersama relawan dan aparat terus berjaga di lokasi untuk mendata dampak kerusakan dan memastikan keselamatan warga yang masih terdampak.(*)