FAJARSUKABUMI — Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sekelompok warga menggotong jenazah menyeberangi sungai beredar luas di media sosial pada Kamis (21/8/2025).
Dalam video yang viral di media sosial terlihat pria, wanita, hingga anak-anak ikut membantu proses pengantaran jenazah.
Peristiwa itu terjadi di Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Warga setempat terpaksa menyeberangi Sungai Cikarang untuk menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di wilayah Kampung Cibungr, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran.
Baca Juga: Beredar Seruan Aksi GMNI Sukabumi Raya di WhatsApp
Kepala Desa Tanjung, Dasep, membenarkan bahwa warga yang terlihat dalam video tersebut adalah warganya. Ia menjelaskan, satu-satunya akses ke TPU memang harus melewati sungai karena jembatan penghubung yang menghubungkan dua desa dan dua kecamatan sudah hancur diterjang banjir pada 2024 silam.
“Sejak jembatan rusak, warga tidak punya pilihan lain selain menyeberangi sungai. Saat air sungai tinggi, risikonya semakin besar,” ujar Dasep.
Sungai Cikarang membelah wilayah Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon dan Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran. Menurut Dasep, keberadaan jembatan sangat vital sebagai jalur penghubung masyarakat dua desa.
Baca Juga: Harga Emas Antam Melonjak ke Rp1,91 Juta per Gram
Dasep menambahkan, masyarakat sebenarnya pernah berinisiatif membangun jembatan darurat secara swadaya. Namun, ketika debit air meningkat, jembatan itu kembali hancur diterjang banjir.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera membangun kembali jembatan ini. Bukan hanya untuk akses pemakaman, tapi juga untuk aktivitas warga sehari-hari,” kata Dasep.
Hingga kini, warga masih mengandalkan jalur sungai dengan ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa demi melintasi wilayah tersebut.