FAJARSUKABUMI - Menjadi orang tua hebat di era digital bukan hanya soal kecanggihan teknologi, tetapi juga tentang keteladanan, kesabaran, dan bijak dalam mendidik anak. Hal itu disampaikan Ustadzah Tsani Liziah, dalam kajian parenting bertajuk "Menjadi Orang Tua Hebat di Era Digital".
Dalam pemaparannya, Ustadzah Tsani menekankan pentingnya orang tua khususnya ibu untuk membangun suasana rumah yang positif sejak pagi hari.
"Sapaan pagi adalah penentu awal interaksi. Energi positif itu menular, dan akan membentuk respon dari anak maupun pasangan," ujarnya.
Baca Juga: Tidak Mampu Manfaatkan 2 Penalti! Persib Bandung Gagal Bawa Poin Penuh di Kandang PSIM Yogyakarta
Ia juga mengajak para ibu untuk melakukan afirmasi positif terhadap diri sendiri setiap pagi, seperti mengatakan, "Aku ibu hebat yang luar biasa."
Menurutnya, afirmasi ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menguatkan peran sebagai pendidik utama di rumah. Lebih jauh, Ustadzah Tsani menyoroti ciri orang bertakwa, yakni tidak mudah mengeluh.
"Seringkali ibu marah-marah di pagi hari karena kelelahan. Padahal, orang bertakwa justru harus sabar dan bersyukur dalam menjalani aktivitasnya," katanya.
Baca Juga: Cukai Minuman Berpemanis Siap Berlaku pada 2026, DPR Pastikan Tarif Dikonsultasikan
Terkait pola asuh, ia menekankan pentingnya edukasi sebelum memberi koreksi pada anak.
"Kalau anak simpan sepatu sembarangan, mungkin karena belum pernah diajarkan. Jangan langsung marah," tuturnya.
Penggunaan gawai oleh anak juga menjadi perhatian. Ia menjelaskan bahwa terlalu sering bermain gadget bisa membuat anak terbiasa mendapat apa yang diinginkan tanpa proses, sehingga mudah tantrum.
Baca Juga: Rekomendasi Mobil 7 Seater Murah di Bawah Rp100 Juta, Cocok untuk Keluarga Besar
"Anak adalah peniru ulung. Jika kita sering mencubit atau membentak, anak akan menirunya pada orang lain. Karena itu, penting untuk mendidik dengan kasih sayang dan keteladanan," kata Ustadzah Tsani.