FAJARSUKABUMI - Setelah lima hari mendapat perawatan intensif di RS Pelni Jakarta, Muhammad Umar Amirudin (30), seorang driver ojek online asal Sukabumi yang menjadi korban salah sasaran saat unjuk rasa di Jakarta, akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya pada Senin (1/9/2025).
Umar dijemput langsung oleh Bupati Sukabumi Asep Japar. Setibanya di rumahnya di Kampung Sukamukti, Kecamatan Cikidang, Umar disambut keluarga, aparat Forkopimda, serta warga yang sejak pagi menantinya.
Meski sudah bisa pulang, Umar masih harus menjalani rawat jalan di RS Pelni. Seluruh biaya pengobatan, termasuk perawatan lanjutan, ditanggung pemerintah.
“Alhamdulillah saya masih diberi kesempatan pulang. Terima kasih kepada Presiden, Wakil Presiden, Gubernur Jawa Barat dan DKI, serta khususnya Bapak Bupati Sukabumi yang begitu peduli terhadap warganya,” ucap Umar.
Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan, pihaknya akan terus memantau kondisi Umar. “Saya prihatin atas peristiwa ini. Sebagai kepala daerah, saya wajib memastikan warga mendapatkan penanganan terbaik. Seluruh biaya pengobatan Umar kami tanggung sampai tuntas,” singkatnya.