Wina berharap program ini dapat menjadi penggerak utama mendorong pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“Seni budaya tidak hanya harus dijaga, tetapi juga terus dikembangkan. Kami ingin program ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyadari bahwa budaya adalah investasi jangka panjang, baik untuk identitas maupun kesejahteraan,” ujar Wina.
Pelestarian seni budaya tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara komunitas, pemerintah, dan dunia usaha agar budaya tetap relevan dengan zaman.
Baca Juga: Trump Tidak Ingin Mendeportasi Pangeran Harry dari AS dan Menyebut Meghan Adalah Sosok yang Buruk
Program Cianjur 1834 diharapkan menjadi model bagaimana kebudayaan dapat menjadi pilar yang kokoh dalam membangun Cianjur di era modern.
"Dengan semangat kebangkitan seni budaya, Cianjur 1834 menjadi panggilan bagi masyarakat untuk merajut kembali jejak kejayaan. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang," pungkasnya.