Minggu, 19 April 2026

Polres Sukabumi Matangkan Operasi Lilin Lodaya, Antisipasi Macet hingga Bencana Nataru

Photo Author
Anugrah., FajarSukabumi.com
- Senin, 15 Desember 2025 | 11:08 WIB
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Sukabumi.  (Anugrah)
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Sukabumi. (Anugrah)

FAJARSUKABUMI - Polres Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Sukabumi, Senin (15/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi  Andreas, unsur Forkopimda, serta perwakilan BMKG, PLN, dan instansi terkait lainnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian menyebut evaluasi pengamanan sebelumnya menjadi dasar penyusunan langkah strategis Operasi Lilin Lodaya tahun ini. Ia menyoroti kemacetan sebagai kerawanan utama, seperti yang terjadi saat Operasi Ketupat 2025, khususnya di jalur Ciawi hingga Parungkuda yang sempat menjadi perhatian nasional.

Baca Juga: 900 Personil Gabungan Polres Sukabumi Siap Mengamankan Nataru

"Operasi kali ini fokus bagaimana kemacetan bisa diurai. Kasat Lantas harus berkoordinasi dengan pengelola Tol Ciawi dan menyiapkan jalur alternatif agar arus kendaraan tetap bergerak," tegasnya.

Meski keterbatasan jalur alternatif menjadi tantangan kata Kapolres, seluruh pihak harus belajar dari pengalaman tahun sebelumnya agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kerawanan lain yang menjadi perhatian adalah keberadaan pasar tumpah di jalur arteri serta rendahnya disiplin berlalu lintas, sehingga edukasi kepada masyarakat terus digencarkan," ungkapnya.

Baca Juga: Amankan Nataru, Polres Sukabumi Kota Siapkan Ratusan Personel Pengamanan

Selain kemacetan, potensi bencana alam juga diantisipasi dengan menyiapkan personel dan peralatan di titik rawan. Distribusi energi turut menjadi perhatian, dengan memastikan pasokan BBM dan listrik tetap aman selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Pengamanan wilayah pesisir pun menjadi fokus, menyusul tingginya risiko kecelakaan laut. Polairud, Basarnas, dan BPBD diminta memetakan titik-titik rawan dan memasang tanda peringatan di sepanjang pantai, termasuk di area bibir pantai yang berbahaya.

Di sisi lain, potensi kejahatan seperti pencurian rumah kosong dan kejahatan jalanan juga diantisipasi melalui peningkatan patroli.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Kepolisian Laksanakan Pengamanan Nataru dengan Baik

Kapolres menambahkan, pengamanan Nataru dilakukan secara terbuka dan humanis agar masyarakat dapat beribadah dan menikmati liburan dengan rasa aman.

"Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap potensi permasalahan dapat diminimalkan, sehingga kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga," tandasnya.

Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengatakan rapat koordinasi ini merupakan agenda penting untuk melakukan pengecekan akhir kesiapan seluruh pihak agar perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kabupaten Sukabumi berjalan aman, nyaman, lancar, dan kondusif.

Halaman:

Editor: Anugrah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X