FAJARSUKABUMI - Jembatan Cibogo di Kampung Cibogo RT 01/13 Desa Ciwalen Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur roboh. Kejadiannya dipicu curah hujan tinggi pada Minggu malam, 2 Maret 2025.
Berdasarkan informasi, tingginya intensitas curah hujan dengan frekuensi cukup lama berdampak naiknya debit air di aliran Sungai Ciwalen. Kondisi itu mengakibatkan arus deras yang menggerus pondasi bangunan jembatan.
Sekitar pukul 22.00 WIB, bangunan jembatan pun akhirnya roboh.
Camat Sukaresmi, Latip Ridwan, mengatakan, hujan dengan intensitas yang cukup tinggi diketahui terjadi sejak pukul 15.00 WIB pada Minggu, 2 Maret 2025. Jembatan Cibogo yang merupakan penghubung beberapa kampung pun terputus akibat tergerus arus deras meluapnya aliran sungai.
"Akibat peristiwa ini, jalan Desa Ciwalen ikut terputus. Kemudian jalur mobilitas masyarakat atau penghubung antarkampung tak bisa dilalui mobil ataupun sepeda motor," kata Latip kepada wartawan, Senin, 3 Maret 2025.
Jembatan Cibogo menghubungan Kampung Ciwalen Pasar ke Kampung Cibogo, Kampung Sentul, dan Kampung Cinangka. Terdapat 2 RW yang terdiri dari 8 RT.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi Akibatkan Tembok Roboh dan Tiga Rumah Terancam
"Tidak ada korban jiwa, luka, atau hilang," tuturnya.
Para ketua RT dan RW serta masyarakat di wilayah itu diimbau tetap waspada. Di lokasi sudah dipasang pembatas area sebelum dibuat jalur darurat sebagai alternatif penghubung untuk melintas.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi perbaikan secepatnya," pungkas dia.
Artikel Terkait
Curah Hujan Tinggi Akibatkan Tembok Roboh dan Tiga Rumah Terancam
Dinyatakan Selamat, Fiersa Besari Kabarkan Kondisi Terkininya Secara Langsung: Saya Minta Maaf
Kronologi Warga Cisarua yang Terseret Arus Banjir di Puncak Bogor, BPBD: Korban Hanyut Berasal dari Desa Citeko