Selasa, 21 April 2026

Cuaca Ekstrem di Sukabumi: Banjir dan Longsor Landa Dua Desa di Jampangtengah

Photo Author
Anugrah., FajarSukabumi.com
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:55 WIB
Jembatan penyeberangan di Desa Penumpang Jamoangtengah terendam | foto: tangkapan layar dari video amatir warga
Jembatan penyeberangan di Desa Penumpang Jamoangtengah terendam | foto: tangkapan layar dari video amatir warga

FAJARSUKABUMIHujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (21/10/2025) sore menyebabkan bencana banjir dan longsor di dua desa, yakni Desa Cijulang dan Desa Bojongtipar. Akibat kejadian ini, sejumlah rumah warga dan satu masjid terendam air, sementara satu rumah lainnya rusak ringan tertimpa material longsoran.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. 

“Hujan dengan intensitas lebat dan berlangsung cukup lama menyebabkan luapan air di beberapa titik serta material tanah longsor di wilayah kami,” ujar Dadi, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor di Cisolok Sukabumi, Satu Rumah Rusak Parah

Di Desa Cijulang, kata Dia, banjir merendam Kampung Cijulang RT 07/03, RT 08/03, dan RT 09/03. Sedikitnya delapan unit rumah dan satu masjid tergenang air setinggi lutut orang dewasa.

Sementara di Desa Bojongtipar, banjir melanda beberapa kampung. Di Kampung Cibinong RT 01/05, satu rumah milik Utar (1 KK, 2 jiwa) terendam air. Kemudian di Kampung Cibojong RT 06/04, dua rumah milik Euis (1 KK, 2 jiwa) dan Ronasih (2 KK, 4 jiwa) turut terendam. Sedangkan di Kampung Cibojong RT 07/04, rumah milik Asep Gunawan (1 KK, 4 jiwa) juga terdampak banjir.

Selain banjir lanjutnya, longsor terjadi di Kampung Cileutik RT 09/02, menimpa rumah milik Daos (1 KK, 2 jiwa) dan menyebabkan kerusakan ringan pada bagian belakang rumah.

Baca Juga: Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional di Simpenan Sukabumi, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, sebanyak lima kepala keluarga dengan total 11 jiwa terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat mereka.

Menurut Dadi, hingga pukul 21.45 WIB, air di sejumlah titik sudah mulai surut. Warga bersama aparat desa dan relawan bergotong-royong membersihkan lumpur di rumah-rumah dan masjid yang terdampak.

“Malam tadi kondisi sudah mulai membaik. Warga bersama perangkat desa dan relawan membantu membersihkan lumpur. Kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada karena curah hujan masih cukup tinggi,” ujarnya.

Baca Juga: Banjir Hingga Longsor di Sejumlah Titik, Akses Bagbagan-kiaradua Ditutup

Penanganan bencana ini melibatkan unsur P2BK Jampangtengah, pemerintah desa Cijulang dan Bojongtipar, Forkopimcam Jampangtengah, serta warga sekitar.

Editor: Anugrah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X