Selasa, 21 April 2026

Luapan Sungai Cidadap Robohkan Tiang Listrik, Kampung Babakan Peundeuy Kembali Gelap

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Kamis, 18 Desember 2025 | 11:50 WIB
Potret Luapan Sungai Cidadap Robohkan Tiang Listrik, Kampung Babakan Peundeuy Kembali Gelap (Foto Istimewa)
Potret Luapan Sungai Cidadap Robohkan Tiang Listrik, Kampung Babakan Peundeuy Kembali Gelap (Foto Istimewa)

 

FAJARSUKABUMI - Luapan Sungai Cidadap kembali terjadi di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/12/2025) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah tiang listrik roboh dan menyebabkan aliran listrik padam total di Kampung Babakan Peundeuy, Desa Cidadap.

Berdasarkan keterangan warga, luapan sungai terjadi sekitar pukul 06.00 WIB seiring meningkatnya debit air. Derasnya arus menyeret beberapa tiang listrik hingga roboh, sehingga pasokan listrik ke wilayah tersebut terputus.

Salah seorang warga Kampung Babakan Peundeuy, Rahma (20), mengatakan kejadian ini merupakan kali kedua tiang listrik roboh akibat luapan Sungai Cidadap. Sebelumnya, aliran listrik di wilayah tersebut sempat padam selama dua hari dan baru kembali menyala pada Rabu (17/12/2025) setelah dilakukan perbaikan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp17.000, Buyback Tembus Rp2,34 Juta per Gram

“Kejadiannya sekitar jam enam pagi. Air sungai meluap dan tiang listrik kembali terbawa arus. Baru kemarin diperbaiki, sekarang listrik mati lagi,” kata Rahma.

Ia menjelaskan, listrik di kampung tersebut sebelumnya padam sejak Minggu (15/12/2025) dan baru kembali normal setelah perbaikan dilakukan selama dua hari. Namun, luapan sungai kembali menyebabkan gangguan pada jaringan listrik.

Hingga Kamis siang, belum ada laporan rumah warga yang terdampak langsung oleh luapan air. Meski demikian, warga tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat ketinggian air sungai masih terus bertambah dan berpotensi meluas ke area permukiman.

Baca Juga: Hipmi Jabar Dorong Hipmi Cianjur Andil pada Berbagai Isu Strategis

Warga berharap pihak terkait segera melakukan penanganan, baik terhadap kondisi sungai maupun infrastruktur kelistrikan, guna mencegah dampak yang lebih besar. Mereka juga mengingatkan pengalaman banjir besar yang pernah terjadi pada bulan puasa sebelumnya agar tidak kembali terulang.(*)

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X