Selasa, 21 April 2026

Atap Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN Puncak Tugu Belajar Bergiliran

Photo Author
Zetta Al Fajr, FajarSukabumi.com
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 20:32 WIB
BERGILIRAN: Aktivitas belajar siswa  SDN Puncak Tugu dilakukan bergiliran akibat ambruknya atap ruang kelas 3 pada pekan lalu. (Istimewa)
BERGILIRAN: Aktivitas belajar siswa SDN Puncak Tugu dilakukan bergiliran akibat ambruknya atap ruang kelas 3 pada pekan lalu. (Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Dedi Setiadi terlihat merenung. Kepala SDN Puncak Tugu di Desa/Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi memperhatikan salah satu ruang kelas yang rusak.

Atap bangunan ruang kelas yang digunakan siswa kelas 3 itu ambruk. Di depan ruang kelas tampak tumpukan kayu bekas atap yang ambruk itu.

Akibat kondisi itu, puluhan siswa kelas 3 di sekolah tersebut belajar bergiliran. Sementara ini mereka dipindahkan ke ruang kelas 2.

Baca Juga: Lantunan Dzikir Menggema di Halaman SMPN Cisolok pada Momen Hari Santri

Dedi mengatakan, kejadian ambruknya atap bangunan ruang kelas 3 terjadi sekitar sepekan lalu atau tepatnya pada Senin (14/10/2024). Untungnya, sepekan sebelum ruang kelas ambruk, kegiatan belajar para siswa kelas 3 sudah dialihkan.

Sebab, Dedi memprediksi atap ruang kelas bakal ambruk. Hal itu didasari karena kondisi material atap bangunan ruang kelas sudah terlihat lapuk.

"Seminggu sebelum ambruk, aktivitas belajar anak-anak sudah dialihkan," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (23/10/2024).

Baca Juga: Peringati Hari Santri Nasional, Begini Pesan Bupati

SDN Puncak Tugu dibangun pada 2011. Hampir 13 tahun berdiri, kemungkinan bangunan sekolah kurang mendapat perawatan.

Akibatnya, material bangunan, terutama yang berbahan kayu, sudah banyak yang keropos. Terlebih, kondisi bangunan juga cukup dipengaruhi faktor cuaca.

Jumlah siswa kelas 3 sebanyak 28 orang.
Kondisi itu membuat jam pengajaran dilakukan bergantian.

Baca Juga: Ribuan Anak Pesantren Sambut Peringatan Hari Santri di Pusat Kota Palabuhanratu

Dedi mengaku sudah melaporkan ambruknya atap bangunan ruang kelas ke Dinas Pendidikan setempat. Dia berharap segera ada tindak lanjut penanganannya.

 

Editor: Zetta Al Fajr

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X