Selasa, 21 April 2026

Kantor Dishub Sukabumi Digeruduk Puluhan Sopir Elf, Ternyata Ini Penyebabnya

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Senin, 3 Februari 2025 | 21:11 WIB
Puluhan sopir elf berdemo di depan Kantor Dishub Kabupaten Sukabumi
Puluhan sopir elf berdemo di depan Kantor Dishub Kabupaten Sukabumi

FAJARSUKABUMI - Puluhan sopir angkutan umum elf geruduk Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, Senin, 3 Februari 2025.

Mereka yang mengatasnamakan Paguyuban Elf Pajampangan ini, menuntut pemerintah untuk menindak tegas maraknya angkutan ilegal atau taksi gelap yang beroperasi di wilayah Pajampangan.

Ketua Paguyuban Elf Pajampangan, Isep Dadang Permana, mengatakan, meminta keberadaan taksi gelap tersebut ditertibkan. Pasalnya, keberadaan taksi gelap tersebut sangat mengganggu pendapatan mereka.

Baca Juga: Baru Saja Terlihat Bersama Sambangi Korban Kebakaran LA, Mencuat Rumor Pernikahan 6 Tahun Pangeran Harry dan Meghan Markle Kandas

"Kami meminta agar taksi gelap ini ditertibkan. Kalau memang bisa dilegalkan, ya silakan, tapi harus ada aturan yang jelas," ujarnya, Senin,3 Februari 2025.

Menurutnya, keberadaan taksi gelap membuat elf yang beroperasi semakin sendikit. Hal itu lantaran sepi penumpang dan diambil alih oleh taksi gelap.

"Dari 13 unit yang beroperasi dalam seminggu, hanya tiga yang terisi. Bahkan, sering kali sopir tidak bisa kembali ke rumah karena sepi penumpang," ucapnya.

Baca Juga: 6 Info di Balik Layar untuk Menyambut Squid Game 3, Terungkap Fakta Season 2 dan 3 Harusnya Rilis Bersama

Kebarerdaan taksi gelap tersebut sudah terendus sejak 2016 lalu, Namun, tidak ada solusi dari pemerintah.

"Kita sudah ada audiensi dengan pemerintah, namun hingga kita belm ada solusi konkret," ungkapnya.

Kisruh yang lama dan berkepanjangan ini, menurutnya dikhawatirkan bisa menimbulkan potensi konflik.Apalagi hal ini menyangkut penghasilan yang semakin sulit akibat adanya taksi gelap tersebut.

Baca Juga: BMKG Temukan 3 Bibit Siklon Tropis, Ajak Masyarakat Waspada dengan Cuaca Ekstrem, Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

"Kami tidak ingin ada kejadian yang tak diinginkan. Sering kali terjadi adu mulut, bahkan ugal-ugalan di jalan. Ini sangat berbahaya karena yang kami bawa adalah manusia, bukan barang," bebernya.

 

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X