FAJARSUKABUMI - Sebanyak 529 anggota Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Warungkiara resmi dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda, dalam prosesi yang berlangsung di Pondok Pesantren Modern Putri Assalam, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, sebagai bentuk apresiasi atas capaian tertinggi para anggota Pramuka dalam jenjang pembinaan kepramukaan.
Ratusan Pramuka Garuda tersebut berasal dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak, yang merupakan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kwartir Ranting Warungkiara.
Baca Juga: Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Dini, PMI dan Palang Merah Jepang Lakukan Hal Ini di Sukabumi
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa Pramuka Garuda merupakan simbol keteladanan, kepemimpinan, dan karakter unggul yang lahir dari proses pembinaan berkelanjutan.
“Pramuka Garuda adalah tunas-tunas bangsa pilihan yang dipersiapkan menjadi agen perubahan. Mereka diharapkan mampu menjadi contoh positif di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ade, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kaum muda Indonesia melalui kegiatan yang menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama.
“Nilai-nilai kepramukaan ini sangat relevan dan sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia,” katanya.
Ia menambahkan, pengukuhan yang digelar di lingkungan pesantren menjadi simbol kuat sinergi antara pendidikan karakter, nilai religius, dan kepramukaan dalam mencetak generasi penerus bangsa.
“Semua ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” pungkasnya.