news

Waspada, Pohon Setinggi 15 Meter Ditebang di Jalan Bhayangkara Palabuhanratu

Kamis, 31 Oktober 2024 | 13:46 WIB
Personil Gabungan saat Melakukan Pemangkasan Pohon di Jalan Bhayangkara Palabuhanratu (Anugrah)

FAJARSUKABUMI-Angin kencang kerap terjadi di wilayah selatan Sukabumi saat memasuki musim hujan, bahkan angin barat pun mulai dirasakan di wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi. Antisipasi terjadinya dampak bencana, tim gabungan Pemkab Sukabumi melakukan pemangkasan pohon di Jalan Bhayangkara Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (31/10/2024).

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Palabuhanratu, Yadi Supriyadi mengatakan, ada 8 pohon yang dilakukan pemangkasan selama tiga hari mulai 30 Oktober hingga 1 November esok. Dimana, 6 pohon dilakukan pemangkasan dan 2 pohon ditebang. 

"Karena dua pohon ini cukup membahayakan terhadap keselamatan pengendara, akhirnya kami bersama tim melakukan penebangan,"jelasnya.

Baca Juga: Truk Hino di Palabuhanratu Masuk Parit, Diduga Sopir ODGJ

Yadi menjelaskan, pemangkasan pohon tersebut melibatkan beberapa instansi kedinasan, instansi vertikal dan TNI, Polri. 

“Pohon yang kami pangkas dan tebang ini berdasarkan permohonan masyarakat yang diajukan melalui PT Telkom lantas pohon ini berada di lahan Telkom,"terangnya.

Ketinggian pohon yang dipangkas itu rata-rata sekitar 10-15 meter. Untuk menjangkau pohon yang tinggi tim gabungan mengerahkan satu unit truk skylift milik Disperkim Kabupaten Sukabumi. 

Baca Juga: 400 Pelajar di Kabupaten Sukabumi Terjaring Razia Selama Operasi Zebra Lodaya 2024

"Seluruh batang pohon yang telah dipotong langsung dinaikkan ke truk untuk dibuang ke tempat penampungan sampah terdekat," ucapnya. 

Pemangkasan ini imbuh Yadi, tidak lain sebagai antisipasi pohon tumbang saat musim hujan yang dapat mengancam keselamatan para pengendara. 

"Ada dua lokasi akan kita lakukan pemangkasan. 8 pohon di jalan Bhayangkara dan rencananya 2 pohon di Jalan Cangehgar Palabuhanratu,"pungkasnya.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Sukabumi Diganjar Penghargaan

Kasi Trantibum menghimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri bila terjadi angin kencang. Sebab, beresiko adanya ranting jatuh hingga pohon tumbang. 

"Lebih baik beristirahat sejenak bilamana terjadi angin kencang, karena mencegah lebih penting daripada memaksakan diri," tandasnya. 

Tags

Terkini