news

Bagaimana Nasib Warga Terdampak Cuaca Ekstrem di Kota Sukabumi? Begini Kata Pj Wali Kota

Rabu, 6 November 2024 | 20:43 WIB
PENGUNGSI: Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mendampingi Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin meninjau warga terdampak cuaca ekstrem yang mengungsi sementara. (IST/PEMKOT SUKABUMI)

FAJARSUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi memastikan penanganan warga korban terdampak cuaca ekstrem berjalan optimal. Salah satunya tempat tinggal sementara bagi warga yang mengungsi.

Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengatakan, pascabencana, perkembangan kondisi di lapangan terus ditangani dan dipantau. Hal itu untuk memastikan tak ada warga yang telantar pascabencana.

"Hari ini saya mendampingi Pak Pj Gubernur mengunjungi langsung area terdampak banjir di Kota Sukabumi. Beberapa rumah yang kami kunjungi mengalami kerusakan akibat luapan air dari sungai," kata Kusmana, Rabu, 6 November 2024.

Baca Juga: Pj Gubernur Kaget Melihat Dampak Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem di Kota Sukabumi

Kusmana memastikan para pengungsi yang terdampak telah mendapat bantuan tempat tinggal sementara. Di Kelurahan Cikondang misalnya, terdapat sejumlah masyarakat yang saat ini mengungsi.

"Untuk yang perempuan ditempatkan di aula, sementara laki-laki juga mendapat tempat terpisah untuk beristirahat," ujarnya.

Selain di Kelurahan Cikondang, Pj Gubernur dan rombongan didampingi Pj Wali Kota dan jajaran meninjau lokasi lain di Kecamatan Baros. Terutama di sekitar Jembatan Merah yang terdampak cukup parah karena berdekatan dengan aliran sungai.

Baca Juga: Kota Sukabumi 'Dikepung' Bencana, Banjir di Mana-mana Dampak Cuaca Ekstrem

"Beberapa pagar rumah rusak berat akibat derasnya air yang meluap dari sungai serta membawa material sungai. Alhamdulillah saat itu para penghuni telah dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa," jelasnya.

Kusmana menekankan pentingnya penanganan kolaboratif antara pemerintah daerah dan provinsi merespons kebencanaan. Kusmana menegaskan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah di Jawa Barat dalam upaya pemulihan pascabencana.

"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas PUTR, dan Dinas PSDA Provinsi Jawa Barat dalam upaya pemulihan pascabencana serta peningkatan kesiapsiagaan di kawasan rawan banjir," pungkasnya.

Tags

Terkini