FAJARSUKABUMI - Wilayah terdampak bencana akibat cuaca ekstrem di Kota Sukabumi bertambah. Hingga Kamis, 7 November 2024, jumlah titik terdampak terdata sebanyak 112 lokasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taupik, mengatakan penambahan lokasi terdampak bencana hasil penelusuran di lapangan. Wilayah terdampak tersebar di 7 kecamatan.
"Paling banyak akibat terdampak banjir limpasan. Ada sekitar 79 kejadian," kata Novian, Kamis, 7 November 2024.
Baca Juga: Bagaimana Nasib Warga Terdampak Cuaca Ekstrem di Kota Sukabumi? Begini Kata Pj Wali Kota
Cuaca ekstrem mengakibatkan sebanyak 348 unit bangunan rumah maupun sarana dan prasarana fasilitas umum dan fasilitas sosial ikut terdampak. Sementara warga yang terdampak sebanyak 294 kepala keluarga atau 674 jiwa.
Sementara itu jumlah pengungsi sudah mulai berkurang. Sebab, sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing.
Data BPBD, saat ini terdapat 65 jiwa yang masih mengungsi. Upaya penanganan pascabencana dilakukan BPBD setempat dibantu unsur dan elemen lainnya.
Baca Juga: Pj Gubernur Kaget Melihat Dampak Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem di Kota Sukabumi
"Sekaligus juga kita mendistribusikan bantuan dari BPBD Jawa Barat. Kami harapkan jumlah bantuan sesuai dengan data yang terdampak. Tidak ada yang terlewatkan," ungkapnya.
Berikut rincian bencana di 112 lokasi:
1. Banjir limpasan 79 lokasi
2. Tanah longsor 13 lokasi
3. Pohon tumbang 9 lokasi
Baca Juga: Kota Sukabumi 'Dikepung' Bencana, Banjir di Mana-mana Dampak Cuaca Ekstrem
4. Tanggul jebol 5 lokasi