news

Ponpes Al Fath, Pilihan Tepat Belajar di Sukabumi

Sabtu, 11 Januari 2025 | 15:54 WIB
Pimpinan Pondok Pesantren Al Fath KH. Fajar Laksana

FAJARSUKABUMI - Animo masyarakat untuk belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al Fath sangatlah tinggi. Hal itu terlihat dengan banyaknya santri yang belajar di Ponpes tersebut dari berbagai daerah di Indonesia.

"Para siswa atau santri yang belajar di tempat kami berasal dari 24 provinsi di Indonesia. Bahkan jumlah siswa atau santri terbanyak berdasarkan data di wilayah Kota Sukabumi," ujar Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath, KH. Fajar Laksana, Sabtu, 11 Januari 2025.

Menurutnya, output luar biasa menjadi alasan masyarakat berbondong-bondong ke ponpes yang berlokasi di Perum Gading Kencana, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.

Baca Juga: Digempur Hujan, Pemkot Sukabumi Cukup Kewalahan Tangani Jalan Rusak

Pasalnya, para alumni santri sudah banyak yang tersalurkan untuk bekerja dan membuka usaha sendiri.

"Output pendidikan itu bukan hanya sekedar siswa atau santri menjadi pintar atau cerdas karena sudah menyandang gelar sarjana. Akan tetapi output pendidikan hasilnya adalah kerja atau memiliki usaha, karena ilmu yang dicari bukan banyaknya akan tetapi tepat gunanya," ucapnya.

Selain itu, jenjang pendidikannya pun sangatlah lengkap. Hal itu dari mulai PAUD hingga sekolah tinggi.

Baca Juga: Penerimaan PAD Melesat, Pemkot Sukabumi Terima APBD Award dari Kemendagri

"Kita ada PAUD Al-Fath, SD IT Al-Fajr, SMP IT Al-Fath, SMA IT Al-Fath, SMK IT Al-Fath, MA Al-Irsyad, SMA Istanbul Al-Fath, STIMIK Al-Fath, Lp2ssc dan Lt4q," ungkapnya.

Selain itu, perkembangan pembentukan karakter akhlak para santri pun sangat diperhatikan. Termasuk pembekalan ilmu agama Islam, baik itu ibadah salat wajib dan sunnah, puasa, berdzikir dan hafalan Alquran.

"Para santri di tempat kami ditargetkan harus hafal Alquran sebagai syarat kelulusan mereka," ungkapnya.

Baca Juga: Lirik Lagu Blue - Yung kai Lengkap Dengan Terjemahan dan Maknanya

Tak hanya itu saja, para santri pun masih tetap dalam pengawasan ustaz dan ustazah ketika liburan sekolah dan pulang ke rumah mereka. Hal itu agar para santri tidak lalai beribadah.

 

Halaman:

Tags

Terkini