FAJARSUKABUMI - Sejumlah titik ruas jalan di Kota Sukabumi kondisinya mengalami kerusakan. Belum ada upaya perbaikan maksimal dari pemerintah daerah setempat.
Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menyebut, cukup banyaknya kondisi infrastruktur jalan berlubang dipicu tingginya curah hujan akhir-akhir ini. Terutama cuaca ekstrem pada 5 November 2024 yang mengakibatkan bencana hidrometeorologi basah.
"Sebetulnya sudah ditangani. Tapi curah hujan tinggi mengakibatkan kondisi jalan kembali mengalami kerusakan," kata Kusmana, Jumat, 10 Januari 2025.
Baca Juga: Gara-gara Petani Panen Dini, Segini Harga Cabai di Cianjur Usai Nataru
Saat ini penanganan dilakukan melalui kegiatan pemeliharaan rutin. Sudah dialokasikan anggarannya.
"Kita upayakan penanganan tak menggunakan BTT (biaya tak terduga), tapi dari anggaran pemeliharaan rutin yang sudah ada. Namun jika kondisinya darurat, kita gunakan BTT sesuai ketentuan," tegasnya.
Penanganan secara maksimal akan dilakukan yang anggarannya bersumber dari APBD 2025.
Baca Juga: Kepala BNPB Minta Kalaksa Huntap Amanah, Berani Main-Main Masuk Neraka
"Kami tinggal menunggu proses administrasi keuangan. Mudah-mudahan segera bisa dilaksanakan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Ketua BP CPUGGp Berganti, Iyos : Geopark Ciletuh Palabuhanratu Menjadi Kacamata Untuk Geopark Lain
Prakiraan Cuaca Sukabumi 10 Januari 2025: Hujan Ringan Merata di Wilayah Kecamatan
Polres Cianjur Reka Ulang Kasus Tewasnya Seorang Remaja Usai Aksi Kejar-kejaran
Waduh! Puluhan Ekor Sapi di Cianjur Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku
Penerimaan PAD Melesat, Pemkot Sukabumi Terima APBD Award dari Kemendagri