Selasa, 21 April 2026

Dongeng “Si Ceuceu” di TKIT Al-Faruqi Ajarkan Anak Berbakti Lewat Storytelling

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Minggu, 14 September 2025 | 08:46 WIB

FAJARSUKABUMI - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, TKIT Al-Faruqi, Kota Sukabumi, menghadirkan pendekatan berbeda dalam menyampaikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah.

Melalui metode storytelling interaktif dengan boneka “Si Ceuceu”, anak-anak diajak memahami pentingnya berbakti kepada orang tua sejak dini.

Storytelling dibawakan langsung oleh Kepala Sekolah TKIT Al-Faruqi, Ummi Nurul, yang juga dikenal sebagai pendongeng anak di Sukabumi.

Baca Juga: TK IT Al-Faruqi Peringati Maulid Nabi, Kepala Sekolah Gunakan Boneka “Ceuceu” untuk Dakwah Anak Usia Dini

Dengan memanfaatkan karakter boneka “Si Ceuceu” yang lucu dan ekspresif, Ummi Nurul menyampaikan kisah bertema birrul walidain, sebuah konsep Islami tentang kewajiban dan keutamaan berbakti kepada ayah dan ibu.

“Si Ceuceu” dalam cerita digambarkan sebagai anak yang awalnya sering mengabaikan permintaan ibunya.

Namun setelah mendapat nasihat dan mengalami sebuah peristiwa menyentuh, Ceuceu akhirnya menyadari betapa besar kasih sayang orang tua dan pentingnya membalas dengan sikap hormat dan penuh cinta.

Baca Juga: HUT ke 75 SMA Mardi Waluya Sukabumi Diramaikan Temu Alumni

Cerita dikemas dengan gaya yang hidup dan komunikatif. Anak-anak tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga terlibat secara emosional.

Gelak tawa terdengar saat Ceuceu bertingkah lucu, namun tak sedikit anak yang tertunduk haru ketika cerita menyentuh bagian emosional.

“Metode storytelling seperti ini membuat pesan moral lebih mudah diterima anak-anak. Mereka tidak merasa digurui, tapi justru larut dalam cerita dan meresapi nilai yang ingin disampaikan,” ujar Ummi Nurul.

Baca Juga: Wawalkot Sukabumi Buka Rangkaian Harhubnas 2025

Puncak cerita terjadi saat anak-anak diminta memeluk ibunya masing-masing yang hadir di ruang kegiatan.

Tangis haru pecah, menandai keberhasilan storytelling menyentuh sisi afektif anak-anak bukan hanya menyampaikan cerita, tetapi juga membangun pengalaman emosional yang mendalam.

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X