Minggu, 19 April 2026

UKP Mendengar di Banyumas, Raffi Ahmad Serap Aspirasi Pelaku Ekonomi Kreatif

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Minggu, 18 Januari 2026 | 09:38 WIB

FAJARSUKABUMI - Utusan Khusus Presiden Bidang Pekerja Seni dan Kepemudaan sekaligus Wakil Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Raffi Ahmad, menyerap aspirasi pelaku seni dan ekonomi kreatif Banyumas–Cilacap melalui kegiatan bertajuk “UKP Mendengar” yang digelar di Sanggar Rianto Dance Studio, Banyumas, belum lama ini.

Kegiatan ini digagas bersama ICCN dan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah sebagai forum dialog langsung antara pemerintah pusat dan pelaku ekosistem kreatif daerah.

Tujuannya untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah serta menggali tantangan riil yang dihadapi komunitas kreatif.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Polres Sukabumi Hari Ini

Banyumas sendiri telah ditetapkan sebagai Kabupaten Kreatif subsektor Seni Pertunjukan, sementara Cilacap dikenal sebagai Kabupaten Kreatif subsektor Film, Animasi, dan Video (FAV).

Raffi Ahmad hadir didampingi oleh Dimas Herdy Utomo, Ketua Bidang Pemasaran dan Pembiayaan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah. Apalagi, forum ini diikuti ratusan pelaku ekonomi kreatif dari Banyumas yang mewakili 17 subsektor, termasuk komunitas seni, sanggar, dan pelaku usaha kreatif.

Dalam dialognya, Raffi Ahmad menyampaikan bahwa kegiatan “UKP Mendengar” dirancang untuk menyerap aspirasi langsung dari pelaku kreatif di daerah.

Baca Juga: Kemenag Cianjur Galang Donasi bagi Korban Bencana pada Puncak HAB ke-80

“Negara perlu hadir untuk memastikan tersedianya ruang produksi, pengembangan talenta, akses pasar, serta apresiasi yang berkelanjutan bagi pekerja seni dan pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya.

Sementara itu, Dimas Herdy Utomo menekankan pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi kreatif daerah, khususnya peran komite ekonomi kreatif sebagai simpul kolaborasi lintas sektor.

“Tantangan di daerah bukan pada kurangnya kreativitas, tetapi pada sinkronisasi kebijakan, akses pembiayaan, dan kesinambungan program,” kata Dimas.

Baca Juga: Bak Isi Roti yang Terhimpit 2 Lapis, Ini Alasan Sandwich Generation Dinilai Banyak Bermunculan versi Influencer Theo Derick

 

Berbagai aspirasi pelaku kreatif, mulai dari keterbatasan ruang berkarya, regenerasi seniman, hingga akses pasar, dicatat sebagai bahan tindak lanjut bagi UKP, ICCN, dan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah.

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X