Di sisi lain, seorang penulis juga perlu memiliki keahlian dalam menggambarkan latar hingga alur cerita inspiratif secara deskriptif.
Dikutip dari buku 'Yuk Ungkap Idemu' yang ditulis oleh Minarni Try Astuti, teks deskripsi adalah pemaparan atau penggambaran cerita dengan kata-kata yang jelas dan terinci.
Artinya, cerita yang dibawakan secara deskriptif oleh penulisnya harus mampu membuat pembaca membayangkan objek atau tempat yang digambarkan dalam teks tersebut.
Di sisi lain, unsur emosi yang terkandung dalam cerita juga harus dapat dirasakan oleh para pembaca.
Sebab, tujuan teks deskripsi adalah untuk menggambarkan sesuatu dari sudut pandang penulis yang membuat pembaca dapat merasakan, melihat, dan mendengar objek yang dipaparkan dengan detail.
Salah satu cara untuk meningkatkan unsur emosional itu dengan penggunaan majas-majas yang terdapat di dalam isi cerita.
Salah satu majas yang dapat digunakan yakni metafora yang dapat dipakai untuk menggambarkan analogi dan perumpamaan dua hal yang berbeda.
Artikel Terkait
Resep Bakso Ayam Sayur Nikmat Saat Musim Hujan Ala Sukabumi
Resep Minuman Hangat Ala Sukabumi dengan Rempah Pilihan, Cocok untuk Musim Hujan
Soal Ranking FIFA yang Melejit ke-125, Ini 3 Alasan Timnas Garuda Wajib Menjadi Jawara di Ajang Piala AFF 2024
Jadwal Bioskop Moviplex Sukabumi Jumat, 29 November 2024: Akhir Pekan Seru dengan Film Beragam Genre
Kisah Inspiratif: Mochtar Riady, Pebisnis Sukses yang Punya Filosofi Hidup Adem Ayem Ini Sekarang Punya Net Worth Rp33,2 T