FAJARSUKABUMI - Seorang penyanyi asal Australia, Iyah Mayhem rela kehilangan kontrak managementnya demi mempertahankan kebenaran lirik lagunya yang menyuarakan dukungan terhadap Palestina.
Dalam lagu yang berjudul 'Karmageddon', Iyah Mayhem berani menyuarakan berbagai isu kontroversial mulai dari konflik Gaza, pandemi sampai korupsi di industri kesehatan.
Fakta menarik yang membuat warganet kagum adalah ketika Iyah Mayhem rela ditinggal menegernya dan diputus kontrak secara tiba-tiba karena ia tidak mau merubah lirik lagunya.
Baca Juga: Begini Terjemahan Lirik Lagu 'Karmageddon' oleh Iyah Mayhem, Menyuarakan Situasi Di Gaza, Palestina
Iyah Mayhem tetap mempertahankan kebenaran lirik lagunya yang menyebut situasi di Gaza sebagai Genisoda.
Tentu saja hal ini menjadi sebuah pandangan yang memicu perdebatan yang panas dan menuai komentar pro dan kontra.
Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Iyah Mayhem juga merupakan seorang dokter yang bertugas digaris depan selama pandemi.***
Artikel Terkait
Bak Neraka! Kebakaran Di Los Angeles Semakin Meluas Alami Kerugian Hingga Rp2.400 Triliun
Mengerikan! Kebakaran di Los Angeles Disebut Bak Kiamat, Angin Santa Ana Jadi Penyebabnya?