Minggu, 19 April 2026

Teori Penyebab Kebakaran Los Angeles, Mulai dari Petir hingga Sisa Api Tahun Baru

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Jumat, 17 Januari 2025 | 15:30 WIB
Penyebab kebakaran yang terjadi di Los Angeles masih diselidiki  (Foto Instagram.com/bellahadid)
Penyebab kebakaran yang terjadi di Los Angeles masih diselidiki (Foto Instagram.com/bellahadid)

FAJARSUKABUMI - Selain api, Los Angeles juga masih harus berjuang untuk perbaikan kota dan tanggungan kerugian akibat kebakaran.

Kebakaran terjadi dimulai dari Pacific Palisades pada Selasa, 7 Januari 2025 lalu.

Api makin meluas dengan adanya angin topan Santa Ana di mana dengan kekuatannya menghancurkan lebih dari seribu rumah dan tempat usaha di awal kejadian.

Baca Juga: Kebakaran Los Angeles Buka Kenangan Lama Miley Cyrus yang Kehilangan Rumah di Malibu 7 Tahun Lalu

Hanya dalam waktu sehari setelah kebakaran dilaporkan, area yang dilalap si jago merah langsung meluas hingga 16 ribu hektar.

Hingga saat ini, korban meninggal dunia akibat kebakaran di Los Angeles telah berjumlah 15 orang.

Deretan teori penyebab kebakaran dari media besar Amerika.

Baca Juga: Los Angeles Terus Membara, Pasokan Air untuk Pemadaman Menipis, Tangki Kosong di Hari ke Dua

1. Petir

Associated Press mengungkapkan jika penyelidikan tentang penyebab kebakaran masih dilakukan.

Petir sendiri merupakan sumber kebakaran yang paling umum terjadi di Amerika.

Namun untuk kasus Los Angeles ini, mereka menyebutkan untuk bisa mengabaikannya karena diketahui tak ada petir yang terjadi di area sekitar kebakaran Eaton saat kejadian.

2. Pembakaran lahan untuk jalur utilitas

Jalur utilitas ini biasanya untuk memenuhi kebutuhan layanan publik, seperti air, listrik, gas, atau pembuangan limbah.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB
X