FAJARSUKABUMI - Kabupaten Cianjur memiliki varietas durian unggulan. Soal rasa, tentu tak kalah dengan varietas durian dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu sentra durian unggulan berada di Desa Leuwikoja Kecamatan Mande. Terdapat berbagai varietas unggulan yang memiliki rasa dan tekstur berkualitas.
Satu di antaranya durian jenis Si Wajit dan Si Pecin. Varietas ini memiliki cita rasa yang khas.
Baca Juga: Takjil Buka Puasa Paling Segar! Berikut Resep Taro Sago Jelly Drink Dijamin Semua Suka
Durian Si Wajit terkenal dengan rasa manis dan legit yang lengket di mulut. Sementara durian Si Pecin juga memiliki keunikan tersendiri.
Ace Hasanudin, pedagang durian di Kampung Singkup Desa Leuwikoja, mengatakan panen durian di wilayahnya berlangsung dua kali dalam setahun.
Puncak panen dimulai pertengahan Februari hingga enam bulan ke depan.
"Enam bulan selanjutnya masuk musim panen lagi," kata Ace.
Ace mengaku sudah berjualan durian puluhan tahun. Tepatnya sejak 2001.
Dia memiliki pohon durian yang berada tak jauh dari rumahnya. Selain dijual di halaman rumah, durian juga dipasarkan ke luar daerah seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Sukabumi.
"Warga di sini lebih banyak yang makan durian di tempat. Selain dijual di sini, saya juga mengirim ke berbagai daerah, termasuk di lapak-lapak di pinggir jalan," ujarnya.
Baca Juga: Berikut Resep Es Bongko Anti Gagal, Ide Jualan Takjil Buka Puasa Paling Laris Tahun Ini
Di musim durian saat ini, Ace bisa mendapatkan penghasilan rata-rata mencapai Rp7 juta hingga belasan juta rupiah per hari. Harga jual satu buah durian bervariasi, mulai Rp35 ribu hingga ratusan ribu rupiah.
"Banyak langganan saya kalau beli sampai jutaan rupiah," kata dia.
Namun Ace menyebut, panen tahun ini relatif tidak maksimal. Kondisi itu dipicu curah hujan tinggi. "Kalau stok durian mah banyak," pungkasnya.