ragam

Empat Mazhab Fikih, Jalan Berbeda Menuju Satu Tujuan Keadilan Ilahi

Sabtu, 21 Juni 2025 | 22:29 WIB
Ilustrasi foto empat ulama besar | sumber: ist

Baca Juga: Jangan Keliru! Berikut Hukum Pinjol Menurut Pandangan Islam Yang Harus Kamu Ketahui

Dikenal sebagai mazhab paling literalis, Hanbali dibentuk oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Ia lebih memilih hadits, bahkan yang dhaif (lemah), ketimbang qiyas atau logika. Mazhab ini sangat hati-hati terhadap segala bentuk inovasi dalam agama, menjadikannya lebih konservatif.

Pendekatan ini membuat mazhab Hanbali banyak berkembang di kawasan Jazirah Arab, terutama Arab Saudi, yang kemudian menjadi basis utama gerakan Salafi kontemporer.

Perbedaan yang Menguatkan, Bukan Memecah

Baca Juga: Korupsi Triliunan Tapi Divonis Ringan, Bagaimana Menurut Pandangan Islam? Berikut Penjelasannya

Empat mazhab tersebut meskipun berbeda dalam metodologi, tetap berpijak pada sumber hukum yang sama. Mereka tidak saling menafikan, melainkan saling memperkaya. Dalam satu masalah bisa muncul empat pendapat yang berbeda, namun semuanya lahir dari niat yang sama: menegakkan hukum Allah seadil-adilnya.

Mempelajari perbedaan mazhab bukan tentang siapa yang paling benar, tapi tentang memahami keluasan Islam itu sendiri. Seperti yang pernah dikatakan Imam Asy-Syafi’i: “Pendapatku benar, tapi bisa saja salah. Pendapat orang lain salah, tapi bisa jadi benar.”

Inilah esensi Islam, keberagaman dalam persatuan. Dari berbagai jalan, umat menuju satu tujuan yang sama yakni keridhaan Allah SWT dan keadilan bagi umat manusia.

 

 

Halaman:

Tags

Terkini

Bobby Maulana Dorong Pelestarian WBTB di Sekolah

Sabtu, 4 April 2026 | 19:37 WIB