wisata

Tukang Kuda di Pantai Citepus Panen Berkah Libur Panjang Lebaran

Senin, 6 April 2026 | 10:16 WIB
Salah satu tukang kuda di Pantai Citepus Palabuhanratu (Anugrah)

FAJARSUKABUMI — Libur panjang Lebaran dan long weekend yang berlangsung sepekan setelah aktivitas kembali normal menjadi berkah besar bagi para penyedia jasa tunggangan kuda di kawasan Pantai Citepus, Palabuhanratu. Ramainya wisatawan yang memadati pesisir pantai memberikan ruang rezeki berlimpah bagi para pelaku usaha kecil yang menggantungkan nafkah dari pariwisata.

Aris, salah satu tukang kuda di Pantai Citepus, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Pendapatannya melonjak hingga dua kali lipat dibanding hari biasa sejak liburan dimulai pada Jumat (3/4) hingga Minggu (5/4).

“Alhamdulillah, hampir naik 100 persen. Kalau lagi rame, sehari bisa dapat sampai Rp1 juta. Hari biasa mah paling Rp200 ribuan,” ujar Aris, Senin (6/4/2026), di sela-sela aktivitasnya di Pantai Istana Presiden.

Baca Juga: Tiga Remaja Asal Bogor Terseret Ombak di Pantai Citepus, Selamat Berkat Aksi Cepat Petugas

Aris menawarkan jasa menunggang kuda di dua titik favorit wisatawan Pantai RTH Citepus dan Pantai Istana Presiden. Dengan tarif Rp50 ribu untuk satu putaran sekitar 300 meter dan Rp35 ribu untuk jarak pendek, jasa Aris selalu diminati, terutama oleh anak-anak yang ingin mencoba pengalaman berkuda di tepi laut.

Ia memulai aktivitas sejak pagi, sekitar pukul 07.00 hingga 17.00. Sejak hari pertama Lebaran, keramaian di pantai tak pernah surut.

“Dari hari pertama Lebaran juga sudah rame banget. Alhamdulillah terus ada yang nyewa,” katanya.

Baca Juga: Kandang Kuda di Area Wisata Pantai Citepus Palabuhanratu di Keluhkan Pengunjung

Hingga Minggu (6/4), wisatawan masih terlihat memadati Pantai Istana Presiden. Banyak pengunjung memilih berlibur pada momen long weekend karena tak sempat rekreasi saat Lebaran.

Gelombang kedatangan wisatawan ini tak hanya menghidupkan suasana pantai, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha kecil. Mulai dari pedagang kaki lima, penyewa ban, pengelola wahana, hingga tukang kuda seperti Aris merasakan manfaatnya.

“Buat kami, libur panjang seperti ini adalah momen yang ditunggu. Rezeki buat keluarga. Yang penting mah rame terus, alhamdulillah,” ucap Aris dengan mata berbinar.

Baca Juga: Ratusan Warga Padati Muara Pantai Citepus Palabuhanratu Menikmati Tradisi Tahunan

Bagi Aris dan rekan-rekannya, libur panjang bukan hanya tentang meningkatnya pendapatan, tetapi juga kesempatan untuk memastikan kebutuhan keluarga terpenuhi setelah bulan-bulan sepi.

“Kami bersyukur sekali. Mudah-mudahan pantai tetap ramai, dan kami tetap bisa kerja buat anak istri,” tutur Aris.

Tags

Terkini