FAJARSUKABUMI, CIANJUR - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat mendorong Hipmi Kabupaten Cianjur bisa andil pada berbagai isu strategis yang tengah berkembang. Terutama pada sektor-sektor krusial sehingga bisa berdampak terhadap pengembangan ekonomi daerah.
Bendahara Umum Hipmi Jawa Barat, M Firaldi Akbar Z, mengatakan melihat perkembangan di Kabupaten Cianjur, banyak isu yang tentunya bisa membuat Hipmi jadi bagian turut mendongkrak sektor perekonomian. Pada sektor investasi misalnya, kata Firaldi, berdasarkan data, realisasinya sudah mencapai angka Rp2,2 triliun atau 120 persen dari target yang ditetapkan pemerintah daerah.
"Capaian realisasi investasi ini nilainya cukup besar. Berdasarkan data, investasi didominasi penanaman modal asing. Hipmi tentu harus berperan jadi mitra strategis," kata Firaldi di sela kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) VII BPC Hipmi Kabupaten Cianjur, Rabu, 17 Desember 2025.
Pun pada sektor infrastruktur, kata dia, pembangunan lanjutan jalur Puncak 2 akan jadi prioritas Pemprov Jabar. Termasuk geliat pengembangan infrastruktur di wilayah selatan Cianjur.
Demikian pula pada isu pertanian yang sejauh ini Kabupaten Cianjur merupakan benteng pangan di Jawa Barat. Himpi harus bisa mengambil peran mengembangkan agroindustri serta mendorong digitalisasi pertanian.
"Berbagai sektor ini tentu jadi PR (pekerjaan rumah) yang cukup strategis bagi kepengurusan Hipmi baru tiga tahun ke depan. Hipmi harus punya roadmap, harus ambil posisi," pungkasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa'i Azhari, mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Muscab. Menurutnya, Hipmi berperan penting dan strategis di tengah tantangan global serta transformasi digital saat ini.
Baca Juga: Prabowo Gandeng Investor Global dan Pengusaha Indonesia untuk Perkuat Danantara
"Hipmi harus jadi mitra pemerintah daerah yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Hipmi juga harus bisa melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang beretika dan berintegritas," tegasnya.
Calon tunggal
Salah satu agenda Muscab VII BPC Hipmi Kabupaten Cianjur 2025 ialah pemilihan ketua umum. Pada momen tersebut hanya ada satu calon yakni Cahya Ibrahim yang akhirnya dikukuhkan sebagai Ketua Umum BPC Hipmi Kabupaten Cianjur periode 2025-2028.
Cahya yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi PAN itu memiliki visi menjadikan Hipmi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global dengan bertumpu pada penguatan pengusaha muda lokal.
"Hipmi Kabupaten Cianjur harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan kompetitif melalui peningkatan kapasitas pengusaha muda,” kata Cahya.