FAJARSUKABUMI - Menyambut kebutuhan masyarakat jelang Hari Raya, BPR Sukabumi resmi membuka Program Tabungan Hari Raya (TAHARA) yang dapat diikuti oleh masyarakat mulai 25 Maret hingga 24 April 2026.
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan Lebaran secara lebih ringan, terencana, dan aman.
Melalui skema tabungan dengan pilihan paket angsuran yang fleksibel, nasabah diharapkan dapat mengatur keuangan tanpa beban berlebih saat mendekati hari raya.
Baca Juga: Kabar Baik dan Kabar Buruk Buat Persija Jakarta Menjelang Bertamu Ke Kandang Bhayangkara FC
Direktur Utama BPR Sukabumi, Udung, mengatakan bahwa program TAHARA merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam memberikan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Program Tabungan Hari Raya ini kami hadirkan sebagai solusi agar masyarakat bisa mempersiapkan kebutuhan Lebaran dengan lebih tenang dan terencana. Kami ingin membantu meringankan beban pengeluaran yang biasanya meningkat menjelang Hari Raya,” ujarnya.
Udung menambahkan, selain memberikan kemudahan dalam perencanaan keuangan, program ini juga menjamin keamanan dana nasabah karena dikelola secara profesional dan terpercaya.
Baca Juga: TPT Ambruk di Bantaran Sungai Cisuda, Dua Rumah Rusak dan Aliran Sungai Tertutup Material
“Dengan sistem yang kami siapkan, nasabah tidak hanya terbantu dalam menabung, tetapi juga merasa aman karena dana dikelola secara transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat cukup memenuhi persyaratan administrasi berupa fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, serta materai Rp10.000.
BPR Sukabumi mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan diri selama periode yang telah ditentukan agar dapat merasakan manfaat program TAHARA dalam menyambut Hari Raya dengan lebih nyaman dan bermakna.
Artikel Terkait
Dugaan Korupsi Kredit Sritex: 13 Orang Saksi Termasuk Dirut Sritex hingga Petinggi Bank BJB Diperiksa Kejagung
Kontroversi Dedi Mulyadi vs Menkeu Purbaya soal Dana APBD Jabar di Bank: Terbukti atau Sekadar Tudingan?
Dedi Mulyadi Balas Menkeu Purbaya soal Dugaan Kibul-kibul APBD Jabar Senilai Rp4,17 Triliun di Bank: Sudah Cek, Tidak Ada
Daftar 15 Daerah yang Punya Dana Mengendap di Bank versi Kemenkeu: Jabar-Sumut Termasuk tapi Klaim Tak Tahu Asal Mulanya
Rp234 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank, DPR: Potensi Besar untuk Pulihkan Ekonomi Daerah
Viral Narasi Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara, Kemenkeu: Itu Hoaks
Wakil Wali Kota: Bank Sampah Bentuk Karakter Peduli Lingkungan
Kritik Menkeu soal Bank Syariah, Pakar Tekankan Prinsip Keadilan
Kredit UMKM Melemah, Bank Dinilai Abai pada Ekonomi Riil
Pemkot SukabumiāBank BJB Buka Akses KUR bagi Calon PMI