FAJARSUKABUMI - Harga daging ayam broiler dan telur ayam di pasar tradisional Kota Sukabumi mulai mengalami penurunan setelah sempat naik saat Idul Fitri 2026. Kondisi ini dipicu oleh melimpahnya pasokan dari peternak di tengah menurunnya permintaan masyarakat.
Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sukabumi, harga ayam broiler kini berada di angka Rp38.000 per kilogram dari sebelumnya Rp40.000. Sementara harga telur ayam turun menjadi Rp29.000 per kilogram dari Rp30.000.
Pemantauan dilakukan di sejumlah titik, seperti Pasar Pelita dan Pasar Gudang. Hasilnya menunjukkan adanya koreksi harga yang mulai dirasakan di tingkat konsumen.
Baca Juga: Beasiswa Bupati Sukabumi 2026 Naik, 170 Pelajar Kuliah Gratis
Kasi Perdagangan Dalam Negeri, M. Rifki, menjelaskan bahwa tren ini merupakan dampak dari siklus pasca Lebaran. Saat pasokan meningkat karena masa panen, daya serap pasar justru menurun sehingga harga mengalami penyesuaian.
“Pasokan bertambah, sementara permintaan menurun setelah Lebaran. Ini yang membuat harga turun,” ujarnya.
Meski begitu, ia menilai penurunan harga masih bertahap dan belum sepenuhnya mencapai titik stabil.
Baca Juga: Wabup Andreas Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemda–TNI dalam Jaga Stabilitas Keamanan
Sementara itu, harga bahan pokok lainnya terpantau relatif stabil. Beras dijual di kisaran Rp13.500 hingga Rp15.200 per kilogram, sedangkan minyak goreng berada di rentang Rp15.700 hingga Rp21.000 per liter di pasar tradisional.
Untuk komoditas lain, bawang putih tercatat Rp34.000 per kilogram, bawang bombay Rp30.000, bawang merah Jawa Rp40.000, cabai merah besar Rp40.000, dan cabai rawit merah masih tinggi di angka Rp80.000 per kilogram. Garam halus dijual Rp1.500 per kemasan 250 gram.
Pemerintah memastikan stok bahan pokok di Kota Sukabumi dalam kondisi aman dengan distribusi yang berjalan lancar. Pemantauan harga juga dilakukan secara rutin guna menjaga stabilitas pasar.
Baca Juga: Link Live Streaming Malaysia VS Indonesia pada ASEAN Futsal Championship 2026
“Pengawasan terus kami lakukan agar tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan,” tegas Rifki.
Penurunan harga ayam dan telur ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan setelah periode lonjakan saat hari besar keagamaan.
Artikel Terkait
Harga Sembako di Sukabumi Stabil, Ini Rincian Harganya
Korban Bencana Alam Sukabumi di Desa Citarik Palabuhanratu Mendapat Bantuan Sembako hingga Selimut
Polres Sukabumi Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Bencana Alam di Palabuhanratu
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Bos Sembako di Bekasi: Tersinggung Tak Dipinjami Uang
Turunkan Angka Stunting, Bupati Sukabumi Bagikan Sembako Bergizi di Momen Harganas
Gudang Sembako di Pasar Surade Sukabumi Ludes Terbakar, Rugi Miliaran Rupiah
Warga Sukabumi Antusias Sambut Sabumi, Sembako Murah di Desa
Bazar Ramadhan Cikembar Diserbu Warga, Sembako Murah Laris Manis
Bazar Ramadan Tni Serentak, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi Sediakan Sembako Terjangkau dan Umkm
Gerakan Pangan Murah Digelar di Sukabumi, Warga Bisa Dapat Sembako Terjangkau