FAJARSUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya menekan angka inflasi agar tidak tinggi. Hal itu dengan monitorong terhadap laju inflasi bersama Tim Pengedalian Inflasi Daerah (TPID). Meskipun laju inflasi di daerahnya masih terkendali.
"Inflasi Kota Sukabumi berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, secara year to year (yoy) berada di angka 1,83 persen," ujarnya.
Sejumlah upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi ialah mengunjungi kelompok tani. Hal itu untuk melihat ketersediaan pangan yang ada.
Baca Juga: Harga Sembako di Sukabumi Terjun Bebas, Ini Rinciannya
Alhamdulillah, harga beras dan stoknya juga aman. Termasuk pangan lainya," ucapnya.
Tak sampai di situ saja, sejumlah pasar pun dikunjungi. Hal itu untuk memantau harga pangan dan stok yang tersedia di pasar.
"Hal itu termasuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antar instansi terkait di daerah dalam upaya pengendalian inflasi." ungkapnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Besok, BMKG : Waspada Banjir Rob di Pesisir Selatan Banten
Di sisi lain, dirinya pun berusaha untuk menghindari deflasi. Pasalnya, daya beli masyarakat masyarakat akan menjadi menurun.
"Kita akan berusaha agar inflasi tetap terjaga, dan terhindar dari deflasi. Karena, deflasi juga akan berdampak buruk terhadap perekonomian," pungkasnya.