FAJARSUKABUMI - Sebanyak 13 pelajar diamankan pihak kepolisian saat aksi unjuk rasa kelompok Cipayung Plus di Kota Sukabumi, Senin (1/9/2025). Dari hasil pemeriksaan, 11 di antaranya dinyatakan positif narkoba.
Kapolres Sukabumi Kota, Rita Suwandi, mengatakan satu pelajar dipulangkan karena hasil tes negatif, sementara satu lainnya masih dalam proses pemeriksaan.
"Yang satu negatif, ternyata eh cuma ikut-ikutan aja, sudah kita lepas. Yang 11 positif, yang satu masih dalam proses pemeriksaan," ungkap Rita saat diwawancarai oleh media.
Baca Juga: Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 Jadi Rp1.856.000 per Gram
Rita menambahkan, seluruh pelajar yang diamankan berasal dari berbagai sekolah.
"Semuanya pelajar tidak ada mahasiswa, penindakan selanjutnya masih proses pemeriksaan, bagian dari massa aksi," pungkasnya.
Sementara itu, Korlap Gerakan Amarah Rakyat Sukabumi, Aris Gunawan, menyayangkan peristiwa tersebut karena dinilai mencoreng substansi gerakan.
Baca Juga: Promosi Diri di Media Sosial Dinilai Penting bagi Pemilik Usaha
“Mungkin ada oknum lain yang ingin mengacaukan gerakan kita dengan cara memprovokasi dengan melempar benda-benda ke arah aparat yang berjaga sehingga akhirnya terjadi bentrok,” ujar Aris.
“Tentunya kami menyayangkan aksi tersebut karena bagaimanapun berdasarkan hasil konsolidasi yang kami lakukan bahwa aksi ini merupakan aksi yang substantif dan tidak mengarah kepada anarkisme,” pungkasnya.*
Artikel Terkait
Ketua DPRD Kota Sukabumi Minta Demo Digelar Damai dan Tertib
Paling Produktif! Mauricio Souza Puji Striker Persija Jakarta yang Cetak Gol Setiap Laga
Demo Sukabumi 1 September, Sejumlah Ruko di Jalan Ciwangi dan Ahmad Yani Tutup
Jalan Utara Masjid Agung Sukabumi Lengang, Tak Ada Kendaraan Parkir saat Demo
PTMSI Cup 2025 Kota Sukabumi Digelar, Ratusan Atlet Tenis Meja Jawa Barat Siap Bertanding
Promosi Diri di Media Sosial Dinilai Penting bagi Pemilik Usaha
Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Turun Rp2.000 Jadi Rp1.856.000 per Gram