Minggu, 19 April 2026

4 Fakta Insiden Viral Rombongan Pemotor Hentikan Bus di Tikungan Ciwidey yang Kini Diburu Polisi

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 10:42 WIB
Potret Menyoroti insiden viral rombongan pemotor mendadak hentikan bus saat tikungan tajam di Ciwidey, Kabupaten Bandung. (Instagram.com/@infojawabarat) (Foto Istimewa)
Potret Menyoroti insiden viral rombongan pemotor mendadak hentikan bus saat tikungan tajam di Ciwidey, Kabupaten Bandung. (Instagram.com/@infojawabarat) (Foto Istimewa)

 

FAJARSUKABUMI - Perilaku arogansi rombongan pemotor matik Yamaha di jalan raya tengah menjadi sorotan setelah viralnya sebuah video di media sosial.

Aksi itu menampilkan seorang pengendara yang nekat mengadang laju bus pariwisata di ruas jalan menurun dan berkelok di Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Dalam rekaman video yang dibagikan ulang akun Instagram @infojawabarat pada Selasa, 30 September 2025, tampak seorang pemotor jenis Yamaha Nmax mendahului bus, lalu tiba-tiba berhenti di depannya.

Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Sukabumi Ingatkan Pentingnya Persatuan

Dengan gerakan tangan, ia memberi isyarat agar bus menahan laju, sementara puluhan rekannya yang ikut dalam konvoi langsung menyalip dengan bebas.

Aksi berbahaya itu terjadi di jalur yang padat kendaraan, termasuk arus dari arah berlawanan. Berikut ini sejumlah fakta terkini di antaranya.

Aksi Terekam Kamera, Warganet Geram

Dalam video yang memperlihatkan rombongan konvoi motor itu terdengar jelas suara perekam dengan nada cemas.

Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Tembus Rp2,335 Juta per Gram, Rekor Tertinggi Baru

“Eh mang kalem atuh mang, bukan gitu,” komentar perekam saat melihat aksi nekat tersebut.

Rekaman itu pun sempat memicu reaksi keras dari publik. Banyak warganet menilai tindakan tersebut sebagai cermin rendahnya kesadaran hukum dan etika berkendara sebagian komunitas motor.

Polisi: Pengingat Etika Berkendara

Kondisi jalan yang menurun dan berliku membuat manuver tersebut dianggap sangat berisiko, tidak hanya bagi pengendara motor, tetapi juga penumpang bus dan pengguna jalan lain.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X