Selasa, 21 April 2026

Insiden Anak Usia 2 Tahun Terseret Arus saat Evakuasi Banjir Jaksel: Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Rumahnya

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Kamis, 6 Maret 2025 | 12:07 WIB
 (Foto Istimewa)
(Foto Istimewa)

FAJARSUKBUMI - Peristiwa nahas menimpa seorang anak laki-laki berinisial A (2) yang terseret arus Kali Ciliwung saat dilakukan evakuasi banjir di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa, 4 Maret 2025.

Kapolsek Tebet, Kompol Murodih kini mengungkap korban yang terseret derasnya arus Kali Ciliwung itu ditemukan di dekat rumahnya dalam kondisi meninggal dunia.

"Warga melihat jenazah anak kecil dengan posisi telentang di dekat rumahnya, sekitar pukul 04.00 WIB," ungkap Murodih kepada awak media di Jakarta, pada Rabu, 5 Maret 2025.

Baca Juga: Update Insiden Banjir DKI: Warga Keluhkan Alat Peringatan Dini yang Tak Berbunyi di Jakarta Selatan

Selanjutnya, warga mengevakuasi korban ke rumah neneknya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Terkait hal itu, Murodih menyebut penemuan jenazah terjadi saat kondisi luapan air Kali Ciliwung surut drastis dan listrik di permukiman sudah kembali dinyalakan oleh PLN.

Murodih pun menuturkan, insiden bermula saat korban melakukan evakuasi banjir di Jalan J, Gang Perintis, Kebon Baru, pada Selasa, 4 Maret 2025.

Baca Juga: Banjir Jakarta Siaga 2, Pramono Anung Soroti Sampah yang Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Saat itu, terdapat 4 tim relawan sedang melakukan evakuasi lima orang korban banjir menggunakan perahu karet.

Kemudian saat sedang melakukan evakuasi, perahu karet terbalik karena kencangnya arus air sungai hingga membuat korban terseret arus Kali Ciliwung.

Atas kejadian tersebut, warga setempat melaporkan kejadian tersebut Polsek Tebet, Jakarta Selatan pada hari yang sama.

Baca Juga: Banjir Genangi RSUD Bekasi: Rendam Alat Kesehatan yang Butuh Sumber Listrik

Berdasarkan laporan Tim SAR gabungan pada Selasa, 4 Maret 2025, faktor penghambat dalam proses pencarian korban yakni karena cuaca dan arus kali yang meluap. Selain itu, akses mobilitas perahu tergolong sempit akibat kabel listrik.

"Selanjutnya warga melaporkan temuan tersebut kepada Timsar Gabungan," tutur Murodih.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X