Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengatakan, sejumlah curhatan para buruh sudah diterimanya. Semua curhatan tersebut akan dibahas lebih teknis.
"Semua curhatan para burub sudah kami terima, selanjutkan akan kami bahas secara teknis," terangnya.
Dari layanan kesehatan yang menjadi curhatan para buruh misalnya, dirinya sedang menyiapkan pelayanan yang mudah bagi masyarakat. Terutama di Puskesmas.
Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Budi Karyawan Kembali Nakhodai Pengcab Tarung Derajat Cianjur
"Kami sedang berusaha agar masyarakat dilayani gratis saat mendapatkan layanan dasar. Jadi cukup dengan menunjukan KTP Kabupaten Sukabumi. Itu sedang kami usahakan," bebernya.
Berkaitan tripartit, dirinya akan mencoba menghidupkan kembali. Pasalnya, hal itu sebagai wadah untuk menengahi buruh, pemerintah, dan prngusaha.
"Akan kita coba hidupkan kembali (tripartit)," tegasnya.
Namun di sisi lain, dirinya mengajak masyarakat untuk mendukungnya dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Salah satunya dengan menarik investor agar mau berusaha di Sukabumi.
"Mari untuk tidak memberikan ruang kepada yang mempersulit investasi. Dari investasi yang masuk bisa membantu PAD dan menyerap tenaga kerja. Sehingga masyarakat Sukabumi bisa sejahtera," pungkasnya.
Artikel Terkait
Serikat Buruh Sambut Baik Upaya Penyelamatan Sritex Oleh Prabowo
Sejumlah Menteri Berkumpul Bahas Agar Buruh Sritex yang Kena PHK Bisa Kerja Lagi
Heboh Bayi Terlantar di Kebumen, Polisi Bongkar Korban Hasil Hubungan Gelap Oknum Kepala SD dengan Buruh Serabutan
Jelang May Day, Kabupaten Sukabumi Jadi Contoh Dialog Harmonis Pemerintah dan Buruh