Selasa, 21 April 2026

Nelayan Tegalbuled Sukabumi Hilang, Tinggalkan Barang-barang Berharga di Pantai

Photo Author
Anugrah., FajarSukabumi.com
- Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:07 WIB
Suasana Pantai Tegalbuled Kabupaten Sukabumi | sumber foto: ist
Suasana Pantai Tegalbuled Kabupaten Sukabumi | sumber foto: ist

FAJARSUKABUMI — Seorang nelayan asal Desa Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah diduga terseret ombak saat menjala ikan di pesisir selatan Tegalbuleud, Minggu (12/10/2025) dini hari.

Korban diketahui bernama Karom (46), warga Kampung Citamiang. Ia berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 02.30 WIB. Biasanya, ia kembali sekitar pukul 06.00 WIB untuk membantu rekan-rekannya. Namun, pagi itu ia tak kunjung muncul.

Sekitar pukul 07.00 WIB, seorang nelayan bernama Suhaemi (35) menemukan senter kepala milik korban di tepi pantai, sekitar 150 meter dari lokasi biasa ia menjala. Di lokasi yang sama, ditemukan pula sepeda motor dan tas berisi telepon genggam serta uang tunai.

Baca Juga: Satu Bocah Tewas, Satu Masih Hilang Usai Tenggelam di Sungai Cimandiri Sukabumi

“Dia tidak datang seperti biasa. Setelah dicari, kami menemukan senter, motor, dan tasnya di pantai,” ujar Suhaemi

Informasi warga menyebutkan, Karom memiliki riwayat penyakit epilepsi yang sempat kambuh dua kali sehari sebelum kejadian. Dugaan sementara, penyakit tersebut kambuh saat korban tengah menjala ikan, membuatnya terpeleset dan terseret ombak.

Kasi Trantib Kecamatan Tegalbuleud, Sumarna, membenarkan adanya laporan nelayan hilang tersebut.

Baca Juga: Lima Lokasi Berbahaya di Pantai Palabuhanratu, Niat Berenang Nyaris Menghilang

“Tim gabungan bersama nelayan setempat masih melakukan pencarian di sekitar lokasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk memperluas area pencarian,” ujarnya.

Forkopimcam Tegalbuleud bersama aparat terkait telah menurunkan personel untuk menelusuri jejak korban dan mengamankan barang-barang miliknya. Pihak kecamatan juga mengimbau para nelayan untuk lebih memperhatikan kondisi cuaca dan kesehatan sebelum melaut.

“Gelombang di selatan Sukabumi dikenal ganas dan sering memakan korban. Kami minta para nelayan lebih waspada dan tidak memaksakan diri saat kondisi cuaca ekstrem,” terangnya 

Baca Juga: Berenang di Sungai Cimandiri, Remaja di Sukabumi Tewas Tenggelam

Hingga Minggu sore, pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan nelayan setempat.

Editor: Anugrah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X