Selasa, 21 April 2026

Pencarian Nelayan Hilang di Pesisir Selatan Sukabumi Kembali Dilanjutkan, Tim Sar Atur Sejumlah Metode dan Pengamatan Visual

Photo Author
Anugrah., FajarSukabumi.com
- Senin, 13 Oktober 2025 | 19:46 WIB
Tim Sar Gabungan melakukan pencarian nelayan hilang di Pantai Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi | foto: Tim Sar
Tim Sar Gabungan melakukan pencarian nelayan hilang di Pantai Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi | foto: Tim Sar

FAJARSUKABUMITim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (13/10/2025). Pencarian difokuskan di kawasan Pantai Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, setelah korban diduga terseret arus laut saat menjala ikan sehari sebelumnya.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan tim gabungan mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.00 WIB dengan menerapkan sejumlah metode. Penyisiran dilakukan di area perairan menggunakan perahu hingga radius dua nautical miles (NM) ke arah barat dari lokasi kejadian.

Selain itu, petugas juga melakukan pengamatan visual melalui jalur darat dengan menyusuri bibir pantai sejauh dua kilometer serta pemantauan udara menggunakan drone hingga radius 500 meter ke arah timur.

Baca Juga: Nelayan Tegalbuled Sukabumi Hilang, Tinggalkan Barang-barang Berharga di Pantai

“Upaya pencarian pada pagi ini kembali kami lakukan dengan memaksimalkan penyisiran di laut, serta pengamatan visual baik melalui jalur darat maupun udara,” ujar Suryo

Proses pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, termasuk Pos SAR Sukabumi, Polsek Tegalbuleud, Satpol PP Kecamatan Tegalbuleud, P2BK Kecamatan Tegalbuleud, HNSI Tegalbuleud, Linmas Desa Tegalbuleud, P2BK Cidolog, serta masyarakat sekitar.

Sebelumnya diberitakan, seorang nelayan bernama Karom (46), warga Kampung Citamiang, Desa Tegalbuleud, dilaporkan hilang pada Minggu (12/10) dini hari. Korban berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 02.30 WIB dari saung tempat nelayan biasa berkumpul. Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan dan belum membuahkan hasil.

 

 

Editor: Anugrah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X